Namun begitu, fokusnya tak cuma di situ. Sektor otomotif dan elektronik juga jadi pembahasan serius. Intinya, pemerintah ingin menarik investasi untuk teknologi semikonduktor. Targetnya jelas: membangun industri chip dalam negeri yang nantinya bakal dipakai untuk kendaraan, perangkat digital, dan elektronik.
Selain dua hal tadi, rapat juga menyentuh proyek-proyek besar yang akan segera dimulai. Teddy menyebut rencana groundbreaking untuk 6 titik proyek hilirisasi baru pada awal Februari 2026. Nilainya tak main-main, mencapai USD6 miliar.
Dan untuk agenda dekat, ada acara peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan. Rencananya, peresmian itu akan digelar Senin besok, tanggal 12 Januari 2026. Jadi, Minggu itu bukan sekadar rapat biasa, tapi lebih seperti persiapan untuk beberapa langkah strategis ke depan.
Artikel Terkait
Al Hilal Tumbangkan Al Shabab 5-3 dalam Laga Penuh Gol
Kemlu Tegaskan Pasukan TNI ke Gaza Bersifat Non-Tempur dan Bisa Dihentikan Kapan Saja
Jadwal Imsak dan Salat Hari Ini di Pangkal Pinang, 28 Februari 2026
Jadwal Imsak dan Salat untuk Makassar, 10 Ramadan 1447 H