Prabowo Dorong Langkah Nyata ASEAN untuk Perdamaian di Myanmar dan Thailand-Kamboja
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen kuat Indonesia untuk mendorong aksi nyata ASEAN dalam menyelesaikan berbagai krisis di kawasan. Fokus utama adalah pada situasi di Myanmar dan ketegangan yang terjadi antara Thailand dan Kamboja.
Keprihatinan Mendalam terhadap Situasi Myanmar
Dalam sesi retret Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-47 ASEAN di Kuala Lumpur, Presiden Prabowo menyatakan bahwa situasi di Myanmar masih menjadi perhatian yang serius. Ia menyoroti rencana penyelenggaraan pemilu pada Desember 2025 dan mendesak ASEAN untuk memastikan prinsip-prinsip demokrasi serta transparansi dijunjung tinggi.
Usulan Pengiriman Tim Pengamat Pemilu
Prabowo mengusulkan agar ASEAN mempertimbangkan untuk mengirimkan tim pengamat. Tujuannya adalah untuk membantu menjamin akuntabilitas dan transparansi dalam proses pemilu yang akan datang di Myanmar. Ia menekankan peran Utusan Khusus Ketua ASEAN untuk terus melibatkan semua pemangku kepentingan.
Artikel Terkait
Jakarta Siap Jadi Tuan Rumah Pertemuan Puncak Penasihat Bisnis APEC 2026
Dzikry Lazuardi Tinggalkan Persija, Jawab Panggilan Herdman ke Timnas
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima 30.000 Dolar AS untuk Proyek Chromebook
Bos IBC Minta DPR Dorong Regulasi dan Insentif untuk Genjot Industri Baterai Nasional