Video itu tiba-tiba membanjiri linimasa. Tampak sebuah BMW putih melaju kencang di malam hari. Yang bikin sorotan, pelatnya: dinas Kemhan 51692-00. Dalam sekejap, rekaman itu jadi perbincangan hangat warganet.
Menanggapi viralnya video tersebut, Kementerian Pertahanan langsung angkat bicara. Mereka menyatakan pelat dinas itu palsu. "Tidak sah," tegas mereka, dan menegaskan tidak pernah mengeluarkan izin untuk penggunaan pelat tersebut.
Marsekal Pertama Toni Setiawan, Karoum Setjen Kemhan, memberikan penjelasan rinci. Jenderal tempur TNI AU itu menyampaikan hal ini kepada media pada Minggu, 11 Januari 2026.
Menurut Toni, penelusuran data inventaris dari Biro Umum Setjen Kemhan membuktikan hal itu. Nomor pelat 51692-00 ternyata sudah tidak terdaftar lagi karena masa berlakunya habis.
Artikel Terkait
Buku Gibran End Game Diserahkan ke Kemdikbud, Klaim Wapres Tak Punya Ijazah SMA
Netanyahu Buka Peluang Kemitraan dengan Iran Pasca-Rezim Saat Ini
Travelator YIA Mati Suri, Diduga Demi Lariskan Warung UMKM
Menjaga Marwah Bangsa: Ketika Keluhuran Batin Menjadi Fondasi Negara