Ibu dan Anak Tewas Mati Lemas Akibat Zat Kimia di Kolam Bekas Asrama Polisi Jombang

- Jumat, 27 Februari 2026 | 06:50 WIB
Ibu dan Anak Tewas Mati Lemas Akibat Zat Kimia di Kolam Bekas Asrama Polisi Jombang

Mayat seorang ibu dan putrinya yang berusia lima tahun akhirnya berhasil diidentifikasi. Mereka adalah SY (36) dan NCQ (5). Jenazah keduanya ditemukan di sebuah kolam bekas asrama polisi di Dusun Rejoagung, Ploso, Jombang. Setelah melalui pemeriksaan, penyebab kematian mereka terungkap: mati lemas.

Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, memberikan penjelasan kepada awak media di Mapolres Jombang, Kamis lalu. Menurutnya, hasil autopsi menunjukkan waktu kematian korban terjadi antara 48 hingga 100 jam sebelum penemuan. Artinya, sekitar dua sampai lima hari sebelumnya.

"Kesimpulan dokter forensik, kematian diakibatkan mati lemas karena menghirup asap dan adanya luka bakar di area kulit," ujar Dimas.

Dia menegaskan, "Mereka meninggal di TKP (bekas aspol) karena mati lemas. Terbakarnya dalam kondisi masih hidup."

Yang cukup mengerikan, tidak ada tanda-tanda kekerasan tumpul atau tajam pada kedua jasad. Namun, kondisi internal mereka cukup parah. Pada putri kecil itu, ditemukan luka melepuh di bagian pipi. Sementara tenggorokan serta organ dalam sang ibu mengalami kerusakan serius.

Menurut keterangan dokter forensik, semua kerusakan itu disebabkan oleh interaksi dengan zat kimia basa kuat.

"Menurut dokter forensik karena interaksi dengan zat kimia basa kuat," terang Dimas, mengulangi poin penting itu.

Sebelumnya, warga setempatlah yang menemukan kedua jasad pada Rabu siang. Saat ditemukan, kondisi mereka diduga kuat telah dibakar dan dalam keadaan tanpa busana. Temuan ini tentu saja mengguncang warga sekitar.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar