Residivis Motor Dibekuk Usai Beraksi Empat Kali Sehari dan Tembak Warga

- Minggu, 11 Januari 2026 | 15:24 WIB
Residivis Motor Dibekuk Usai Beraksi Empat Kali Sehari dan Tembak Warga

Polisi akhirnya meringkus tiga pelaku pencurian motor yang bikin resah warga. Mereka bukan pemula, melainkan residivis yang nekat. Bahkan, dalam sehari, aksi mereka bisa mencapai empat kali. Modusnya klasik tapi efektif: merusak kunci motor pakai alat letter T. Yang bikin ngeri, mereka tak segan menembak saat kepergok, seperti yang terjadi di Palmerah, Jakarta Barat.

Penangkapan ini berhasil dilakukan lewat kerja bareng tim gabungan Subdit Umum Jatanras Polda Metro Jaya dan rekan mereka dari Polda DIY.

Menurut penjelasan Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, semua berawal Rabu (7/1) pagi di Palmerah. Saat itu, para pelaku sedang beraksi mencuri motor, tapi ketahuan warga.

Ucap Abdul Rahim pada Minggu (11/1).

Akibatnya, seorang warga harus terluka di bagian kakinya. Dalam kepanikan, para pelaku kabur begitu saja, meninggalkan motor yang mereka tumpangi.

Jangkauan aksi mereka ternyata cukup luas. Tak cuma di Jalan Andong II, Palmerah, catatan polisi menunjukkan wilayah operasi mereka meliputi Grogol Petamburan, Tanjung Duren, hingga merambah ke Duren Sawit di Jakarta Timur. Total, tujuh unit motor berhasil diamankan dari tangan mereka.

Dari pengakuan pelaku, rutinitas mereka sederhana: berkeliling di pagi hari, mencari motor yang terparkir. Begitu dapat target, letter T langsung digunakan untuk membobol kunci. Nah, kalau ada yang melihat dan mengejar, mereka punya cara brutal untuk kabur: melepaskan tembakan.


Halaman:

Komentar