"Bagi masyarakat yang ingin divaksin, memang vaksinnya masih vaksin berbayar karena memang belum menjadi program dari pemerintah pusat," jelas Pramono.
Tapi itu bukan halangan. Bagi warga yang merasa perlu dan ingin dapat perlindungan ekstra, akses untuk vaksinasi tetap terbuka. "Tetapi itu bisa menjadi preventif dan di Jakarta bisa melakukan itu," tambahnya. Poinnya, pilihan ada di tangan masyarakat.
Di akhir pernyataannya, Pramono kembali menekankan status Jakarta yang masih bebas Super Flu. Harapannya sederhana: kondisi itu tetap terjaga.
"Sekali lagi, untuk Super Flu sampai hari ini Jakarta belum ditemukan, dan mudah-mudahan tidak ditemukan," tutupnya.
Artikel Terkait
Buku Gibran End Game Diserahkan ke Kemdikbud, Klaim Wapres Tak Punya Ijazah SMA
Netanyahu Buka Peluang Kemitraan dengan Iran Pasca-Rezim Saat Ini
Travelator YIA Mati Suri, Diduga Demi Lariskan Warung UMKM
Menjaga Marwah Bangsa: Ketika Keluhuran Batin Menjadi Fondasi Negara