Ormasnya juga gemar membubarkan pengajian. Sok jadi hakim, seolah dapat mandat khusus dari langit untuk menentukan mana aliran yang benar dan mana yang sesat.
Ya ampun, kalau dipikir-pikir, kok bisa ya? Sungguh memalukan sekali.
Namun begitu, jangan buru-buru bersorak, wahai sahabat.
Jangan berharap dia akan menderita dan membusuk di balik jeruji besi. Kenyataannya, hidup di penjara bagi orang seperti dia belum tentu sengsara.
Saya tahu persis kondisi di dalam. Saya pernah merasakannya sendiri akibat kriminalisasi.
Percayalah, si maling haji ini kemungkinan besar tidak akan hidup susah di sana.
"Lho, kok bisa tidak adil begitu?"
Betul. Dunia memang seringkali tak adil. Tapi untukmu, wahai maling dana haji, jangan terlalu lelap dalam kenyamananmu.
Ingat ini baik-baik: walau kamu bisa selamat dari hukum dunia, ada pengadilan lain yang menantimu.
Di akhirat nanti, kamu akan berhadapan dengan keadilan yang mutlak dan sempurna. Tak ada yang bisa lolos atau menyuap.
Sampai jumpa di pengadilan akhirat!
(Jonru Ginting)
Artikel Terkait
Dua Advokat Gugat MK, Minta Syarat Calon Presiden Dilarang Berkeluarga dengan Petahana
KPK Periksa 14 Saksi Terkait Dugaan Pemerasan Bupati Pati
Larangan Truk Tiga Sumbu Saat Lebaran 2026 Ancam Pasokan Kemasan dan Pabrikan
Polri Dampingi Keluarga Korban dan Pastikan Proses Hukum Kasus Brimob Tewaskan Pelajar di Tual