Prajurit Gugur di Nduga, Ayah Banggakan Tekad Baja Anaknya yang Tak Pernah Menyerah

- Minggu, 11 Januari 2026 | 02:45 WIB
Prajurit Gugur di Nduga, Ayah Banggakan Tekad Baja Anaknya yang Tak Pernah Menyerah

Kapten Infanteri Despa, perwakilan Satgas, menjelaskan situasinya.

jelasnya. Serangan itu terjadi mendadak. Praka Satria Taopan terkena tembakan dan meninggal dunia di tempat, saat sedang menjalankan tugas negara.

Di sisi lain, Komandan Kodim setempat, Kolonel Infanteri Kadek Abriawan, menegaskan bahwa Satria adalah salah satu putra terbaik bangsa. Dedikasinya di wilayah rawan patut dihormati.

tegasnya. Ia juga mengajak masyarakat untuk turut mendoakan dan menguatkan keluarga yang ditinggalkan.

Sebagai penghormatan terakhir, jenazah almarhum rencananya akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Darmaloka, Kota Kupang, pada hari Minggu. Sebuah prosesi perpisahan yang layak untuk seorang pahlawan yang pulang dengan membawa luka, namun juga membawa kehormatan.

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar