Pertanyaan retoris itu ia lontarkan untuk menguatkan argumennya. Budi pun secara gamblang menyampaikan permintaan prioritas tersebut kepada forum.
“Ya, ini permintaan yang ketiga, Pak. Kalau boleh diprioritaskan,” pinta Menkes.
Tak hanya sekadar permintaan lisan, langkah konkret pun akan segera diambil. Budi mengaku telah mempersiapkan data rinci yang akan diserahkan secara resmi. Surat yang rencananya dikirim Senin itu ditujukan kepada BNPB dan Satgas Pemulihan Bencana.
Isinya lengkap: daftar 3.265 lokasi rumah tenaga kesehatan yang terdampak. Setiap entri dilengkapi alamat jelas, foto kerusakan, dan bahkan titik koordinat di peta digital. Dengan data seakurat itu, harapannya proses rehabilitasi bisa tepat sasaran dan cepat dieksekusi.
Upaya ini pada dasarnya ingin memastikan satu hal: agar para tenaga kesehatan bisa kembali tenang bekerja, tanpa beban berat memikirkan tempat tinggal mereka yang porak-poranda.
Artikel Terkait
Dua Advokat Gugat MK, Minta Syarat Calon Presiden Dilarang Berkeluarga dengan Petahana
KPK Periksa 14 Saksi Terkait Dugaan Pemerasan Bupati Pati
Larangan Truk Tiga Sumbu Saat Lebaran 2026 Ancam Pasokan Kemasan dan Pabrikan
Polri Dampingi Keluarga Korban dan Pastikan Proses Hukum Kasus Brimob Tewaskan Pelajar di Tual