Dalam rapat koordinasi di Aceh akhir pekan lalu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyuarakan keprihatinan khusus. Ia meminta agar rumah-rumah tenaga kesehatan dan medis yang rusak akibat bencana diprioritaskan untuk segera diperbaiki. Permintaan ini bukan tanpa alasan.
Rapat yang digelar Sabtu (10/1) itu menghadirkan berbagai pihak, dari Satgas Penanggulangan Pascabencana DPR RI hingga perwakilan pemerintah. Di tengah pembahasan, Budi menyelipkan cerita yang ia dengar langsung dari sejumlah nakes di lapangan.
“Itu nakes-named, susah untuk kerja teman-teman kita di Aceh karena rumah mereka juga berantakan. Jadi mereka harus ngurus rumahnya,” ujar Budi, menggambarkan dilema yang dihadapi para pekerja garda terdepan itu.
Menurutnya, bagaimana mungkin mereka bisa fokus melayani pasien dan tugas-tugas medis lainnya jika pikiran masih tertuju pada atap yang bocor atau dinding yang hampir roboh? Kondisi itu, secara tak langsung, justru bisa memperlambat proses pemulihan pascabencana secara keseluruhan.
“Jadi kalau mau, bukannya saya mau minta diutamakan tapi itu tadi, kalau tenaga kesehatannya rumah dia masih pusing ngurus rumahnya, gimana dia bisa ngantor ngurusin ngelayanin kesehatannya?”
Artikel Terkait
Rentetan Bom di SPBU Selatan Thailand, Empat Orang Terluka
Megawati Pantau Langsung Pemulihan Aceh Lewat Video Call
11 Jembatan Darurat Selesai, Akses Aceh yang Terputus Banjir Mulai Pulih
Ribka dan Risma Laporkan Aksi Kemanusiaan PDIP di Tengah Rakernas