Suasana di Kompleks Rumah Hunian Danantara, Aceh Tamiang, pagi itu benar-benar berbeda. Ada energi baru yang terasa. Setelah berminggu-minggu hidup dalam keprihatinan di tenda pengungsian, warga akhirnya bisa menghirup napas lega. Rumah-rumah sementara yang dibangun pemerintah melalui BUMN kini mulai dihuni, mengubah wajah lokasi itu dari tempat pengungsian menjadi permukiman yang penuh harapan.
Anak-anaklah yang paling jelas memperlihatkan perubahan itu. Tawa mereka riang memecah kesunyian, berlarian mengejar satu sama lain di antara deretan rumah yang rapi. Beberapa asyik bermain ayunan di taman yang disediakan sebuah kemewahan yang tak terbayangkan saat masih di tenda. Di dalam unit hunian, ada yang seenaknya melompat-lompat di atas kasur baru. Pemandangan sederhana, tapi maknanya dalam: rasa aman dan normalitas perlahan pulih.
Orang tua mereka tampak lebih tenang. Duduk-duduk di kursi taman depan rumah, mengawasi buah hati mereka bermain. Ekspresi lelah dan cemas mulai sirna, tergantikan oleh senyum lega. “Senang sekali saya, senang. Rasanya jangan dipindah lagi,” ujar Rika Jahara, salah satu penghuni, suaranya bergetar haru.
“Terima kasih pemerintah sudah dikasih tempat tinggal kami. Soalnya rumah kita tidak ada lagi. Terima kasih pemerintah.”
Memang, hunian sementara ini jauh dari kesan darurat. Masing-masing unit punya pintu dan jendela untuk sirkulasi udara. Di dalamnya sudah tersedia perlengkapan dasar: dua tempat tidur, lemari, kipas angin, bahkan meja makan. Jalan setapak antarblok dilapisi rumput buatan yang hijau, dipadukan pot-pot tanaman di setiap pintu. Yang tak kalah penting, listrik dan akses wifi gratis dari Telkom Indonesia sudah terpasang, menjaga warga tetap terhubung.
Dukungan infrastruktur juga diperhatikan. Tak jauh dari kompleks, sebuah klinik kesehatan beroperasi penuh. Kepala Dinas Kesehatan setempat, Dokter Mustakif, memastikan layanan berjalan optimal untuk semua kalangan.
Artikel Terkait
Janji Motor Tak Ditepati, Anak Tusuk Ayah hingga Tewas di Bulukumba
Gen Halal Championship 2025 Cetak 45 Finalis, Bukti Gaya Hidup Halal Kian Digandrungi Pelajar
Heboh Video 1 Menit 50 Detik, Teh Pucuk Harum Jadi Misteri yang Picu Bahaya Phising
Parlemen Iran Ancam AS dan Israel Jadi Sasaran Balasan Militer