Seorang wanita asal Palembang harus berakhir di kantor polisi setelah nekat mengenakan seragam pramugari Batik Air dalam sebuah penerbangan. Peristiwa ini berawal saat pesawat dari Palembang menuju Jakarta lepas landas. Di dalam kabin, para kru mulai curiga. Mereka tak mengenal wajah baru yang berdandan rapi layaknya pramugari itu.
Wanita berinisial KN itu pun langsung diinterogasi di udara. Rasa penasaran awak kabin ternyata beralasan. Begitu pesawat mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, KN langsung diserahkan ke Satreskrim Polresta setempat untuk diperiksa lebih lanjut.
Hasil penyelidikan polisi mengungkap cerita yang cukup miris. Rupanya, KN pernah punya impian besar menjadi pramugari. Sayangnya, dia justru menjadi korban penipuan saat mendaftar. Kerugiannya tak main-main: mencapai Rp30 juta.
Mungkin karena malu, dia kemudian mengaku pada orang-orang di sekitarnya bahwa dirinya sudah diterima bekerja sebagai pramugari. Untuk memperkuat kebohongannya, dia pun membeli berbagai atribut palsu. Polisi menyita barang bukti, mulai dari koper, tas, pakaian dinas, hingga tanda pengenal yang tidak sah.
Kanit Indag Polresta Bandara Soetta, Iptu Agung Pujianto, menjelaskan lebih rinci.
"Dari hasil pemeriksaan diketahui yang bersangkutan menggunakan seragam pramugari karena sebelumnya punya cita-cita menjadi pramugari dan pernah mendaftar," ucap Agung.
Artikel Terkait
Akreditasi Tinggi, Layanan Sepi: Ilusi Mutu Perpustakaan yang Tersandera Angka
Swasembada Pangan: Dari Target Ambisius Menjadi Kenyataan yang Terukur
Brimob Tembak Warga di Tambang Ilegal Bombana, Empat Personel Diperiksa Propam
Iran Padamkan Internet, Tuding AS dan Israel Picu Kerusuhan dari Aksi Damai