Sudah hampir sebulan aksi demonstrasi mengguncang Iran. Pemicunya sederhana namun menusuk: krisis ekonomi yang kian hari kian terasa menyulitkan rakyat. Awalnya mungkin hanya unjuk rasa biasa, tapi situasi dengan cepat berubah. Massa mulai membakar dan merusak sejumlah gedung di berbagai kota, tanda bahwa amarah telah meluap.
Lalu, langkah drastis diambil pemerintah. Menurut laporan yang beredar, pada Kamis (8/1) lalu, akses internet di seluruh Iran dipadamkan. Gelap. Langkah ini jelas dimaksudkan untuk meredam dan membatasi penyebaran informasi dari dalam negeri ke dunia luar.
Di tengah situasi yang memanas, pemerintah tampaknya berusaha mencari celah dialog. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, seperti dikutip media, menyatakan bahwa pemerintah tengah berinteraksi dengan berbagai kelompok sosial. Tujuannya, untuk mengatasi berbagai persoalan yang memicu protes ini.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Polri Tindak Tegas Premanisme Usai Kasus Pengeroyokan di Purwakarta
Tabrakan Beruntun di Jalur Purworejo-Magelang Tewaskan Satu Orang
Presiden Prabowo Buka Munas IPSI, Dukung Pencak Silat Menuju Olimpiade
Cuaca Makassar Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Minggu, 12 April 2026