Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard, Menteri Fadli Zon Ungkap Kedekatan Keduanya Sejak Taruna

- Senin, 01 Juni 2026 | 15:00 WIB
Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard, Menteri Fadli Zon Ungkap Kedekatan Keduanya Sejak Taruna

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, mengungkapkan bahwa hubungan erat antara Presiden Prabowo Subianto dan almarhum Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu telah terjalin jauh sebelum keduanya dikenal sebagai tokoh nasional, yakni sejak masa pendidikan militer sebagai taruna. Pernyataan ini disampaikan Fadli saat melayat ke tempat persemayaman almarhum di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, pada Senin (1/6/2026).

“Tadi saya juga tidak ada di sini. Bapak sudah ada di sana, tapi Presiden juga menyampaikan respect kepada almarhum karena juga mengenal secara pribadi sejak dulu, sejak di zaman Taruna bersama-sama,” ujar Fadli.

Menurut Fadli, penghormatan yang diberikan oleh Presiden Prabowo bukan sekadar formalitas kenegaraan, melainkan cerminan dari ikatan personal yang telah terpelihara selama puluhan tahun. Sikap tersebut, lanjutnya, tampak jelas ketika Presiden bersama Menteri Pertahanan memberikan penghormatan langsung sebelum prosesi upacara persemayaman dimulai.

“Saya kira penghormatan yang dilakukan oleh Presiden tadi bersama Menteri Pertahanan sebelum melakukan upacara itu menunjukkan kedekatan beliau dengan sosok almarhum Pak Ryamizard Ryacudu,” kata Fadli.

Di sisi lain, Fadli menyampaikan bahwa Indonesia telah kehilangan seorang figur penting dengan rekam jejak pengabdian yang panjang. Ia mengaku mengenal almarhum secara pribadi selama bertahun-tahun dan menilai Ryamizard sebagai pemimpin yang memiliki karakter tegas serta lugas dalam menyampaikan pandangan.

“Seorang yang saya kira tegas, seorang yang straightforward, orang yang selalu menyampaikan kadang-kadang apa adanya. Kita mengenal Pak Ryamizard dari puluhan tahun yang lalu dan beliau juga orang yang dikenal tegas di dalam memimpin ketika itu,” tuturnya.

Fadli menambahkan bahwa karakter tersebut sudah melekat sejak lama dan tercermin dalam setiap gaya kepemimpinan almarhum, baik saat menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat maupun Menteri Pertahanan. Ia pun menyampaikan doa agar seluruh amal ibadah almarhum diterima dan segala kekhilafan mendapatkan ampunan.

“Semoga diterima di sisi terbaik di sisi Allah SWT dan juga semua amal ibadahnya bisa diterima dan segala kesalahannya bisa diampuni oleh Tuhan Yang Maha Kuasa,” imbuh Fadli.

Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu wafat pada Minggu, 31 Mei 2026. Semasa hidupnya, ia dikenal sebagai salah satu tokoh militer nasional dengan pengabdian panjang, termasuk saat menjabat Kepala Staf TNI Angkatan Darat periode 2002–2005 dan Menteri Pertahanan Republik Indonesia pada 2014–2019.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar