Kemlu Targetkan Perluasan Diversifikasi Pasar Ekspor ke Afrika

- Kamis, 30 Juli 2026 | 18:20 WIB
Kemlu Targetkan Perluasan Diversifikasi Pasar Ekspor ke Afrika

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menargetkan perluasan diversifikasi pasar ekspor sebagai salah satu upaya mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Langkah ini menjadi prioritas Direktorat Jenderal Hubungan Ekonomi dan Kerja Sama Pembangunan (Ditjen HEKSP) yang baru dibentuk.

"Salah satu upaya yang jelas target kita adalah memperluas, lebih mendorong diversifikasi pasar kita," kata Dirjen HEKSP Kemlu RI, Daniel Tumpal Sumurung, di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Kamis (30/7/2026).

Menurut Tumpal, arahan Menteri Luar Negeri Sugiono adalah agar Kemlu bekerja sama dengan berbagai kementerian dan lembaga untuk membuka akses pasar global. Saat ini, Kemlu tengah bernegosiasi dengan sejumlah negara di Afrika.

"Sebagai contoh, Kementerian Luar Negeri mendorong dan sedang melakukan negosiasi perdagangan bebas dengan negara seperti Rwanda dan Mauritius. Juga bekerja sama dengan kementerian/lembaga lain membahas perdagangan bebas dengan negara-negara di kawasan lain selain Afrika," jelasnya.

Ditjen HEKSP sengaja dibentuk Sugiono untuk memperkuat diplomasi ekonomi. Tumpal menyebut ini sebagai terobosan di Kemlu setelah puluhan tahun tanpa unit khusus yang fokus pada bidang tersebut.

"Beliau bukan hanya berinisiatif, tapi juga melakukan eksekusi. Suatu terobosan bahwa setelah beberapa puluh tahun secara khusus, permanen, kita memiliki suatu unit khusus yang bertujuan memperkuat diplomasi ekonomi Indonesia," ucapnya.

Selama ini, Kemlu memang menjalankan diplomasi, termasuk ekonomi. Namun, Ditjen HEKSP hadir dengan fokus khusus untuk mendukung tujuan dan prioritas nasional melalui diplomasi ekonomi dan kerja sama pembangunan.

"Kemlu juga berkolaborasi dengan berbagai kementerian dan lembaga lain yang telah melakukan berbagai hal demi memajukan diplomasi ekonomi. Apalagi di era sekarang, diplomasi adalah satu kesatuan. Foreign policy begins at home, selalu disampaikan oleh Pak Menlu, sehingga diplomasi ekonomi bertujuan memperkuat kepentingan nasional dan prioritas pemerintah," katanya.

Selain itu, Kemlu tengah menyiapkan langkah untuk meningkatkan peran diaspora Indonesia di luar negeri dalam diplomasi ekonomi. "Tugas kami di HEKSP mengkaitkan peningkatan peran diaspora ini dalam konteks diplomasi ekonomi untuk kepentingan bangsa dan negara," pungkas Tumpal.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags