Belakangan ini, jagat hiburan Indonesia dihebohkan oleh satu tayangan di Netflix: Mens Rea. Dibawakan oleh Pandji Pragiwaksono, stand up comedy itu tak cuma lucu. Isinya penuh kritik tajam, bahkan pedas, terhadap pemerintah. Salah satu yang jadi sorotan adalah komentar Pandji soal penampilan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang sering terlihat mengantuk.
Nah, komentar inilah yang kemudian memantik reaksi.
Tompi, penyanyi yang juga berprofesi sebagai dokter bedah plastik, angkat bicara. Ia merasa Pandji sudah melangkah terlalu jauh dengan menjadikan kondisi fisik seseorang sebagai bahan tertawaan.
“Apa yang terlihat ‘mengantuk’ pada mata, dalam dunia medis dikenal sebagai PTOSIS, suatu kondisi anatomis yang bisa bersifat bawaan, fungsional, atau medis, dan sama sekali BUKAN BAHAN LELUCON,”
Begitu tulis Tompi di unggahan Instagramnya. Suaranya jelas: dia tersinggung.
Tapi, reaksi Tompi ini justru seperti membuka kotak Pandora. Banyak yang tak sepakat dan malah balik mengkritiknya. Mereka menilai ada standar ganda di sini.
Lihat saja tanggapan dari aktivis buruh yang dikenal sebagai Bung Iyut. Di akun X-nya, @kafiradikalis, ia membandingkan kritik Tompi dengan sikap diam terhadap akun kontroversial Fufufafa.
Artikel Terkait
Akreditasi Tinggi, Layanan Sepi: Ilusi Mutu Perpustakaan yang Tersandera Angka
Swasembada Pangan: Dari Target Ambisius Menjadi Kenyataan yang Terukur
Brimob Tembak Warga di Tambang Ilegal Bombana, Empat Personel Diperiksa Propam
Iran Padamkan Internet, Tuding AS dan Israel Picu Kerusuhan dari Aksi Damai