“…Padahal Fufufafa menghina-melecehkan fisik:
- Prabowo
- Anak Prabowo yg LGBT
- Orang Papua sbg kulit gosong
- Andi Arief sbg wajah sabu
- Artis2 dgn nuansa seksual
Tiba2 seorang dokter belagak amnesia, seolah Fufufafa makhluk bermoral yg layak dibela. Wkwkwk,”
Cuitannya singkat tapi menusuk. Intinya, kenapa baru ribut sekarang?
Soal akun Fufufafa ini sendiri, kabarnya sudah lama beredar. Yang menarik, ada klaim mengejutkan dari mantan menteri, Roy Suryo. Ia dengan yakin menyatakan bahwa akun Kaskus bernama Fufufafa itu adalah milik Gibran, yang kini menjabat sebagai Wakil Presiden.
Klaimnya tentu bukan tanpa dasar, meski masih jadi perdebatan. Roy Suryo bahkan menyediakan penjelasan lengkapnya dalam sebuah video.
Begitulah. Dari sebuah tayangan komedi, perbincangan melebar ke soal etika, standar ganda, hingga dugaan masa lalu seorang pejabat tinggi. Semuanya berbaur jadi satu, memenuhi linimasa. Sungguh, dinamika politik dan hiburan kita memang tak pernah membosankan.
Artikel Terkait
Akreditasi Tinggi, Layanan Sepi: Ilusi Mutu Perpustakaan yang Tersandera Angka
Swasembada Pangan: Dari Target Ambisius Menjadi Kenyataan yang Terukur
Brimob Tembak Warga di Tambang Ilegal Bombana, Empat Personel Diperiksa Propam
Iran Padamkan Internet, Tuding AS dan Israel Picu Kerusuhan dari Aksi Damai