Asap tebal dan lidah api masih terlihat menjilat dari sebuah rumah di Jalan Kota Bambu Utara II, Palmerah, ketika regu pemadam tiba. Kejadiannya dini hari tadi, Kamis (8/1), sekitar pukul setengah satu pagi. Warga setempat yang panik segera menghubungi petugas begitu melihat kobaran api mulai membesar.
Menurut sejumlah saksi, suara gemeretak dan bau hangus sudah tercium sebelum api benar-benar berkobar. Suasana malam yang gelap langsung berubah menjadi sorotan oranye yang mencekam.
Dari informasi yang diterima command center Damkar DKI, objek yang dilalap si jago merah adalah sebuah rumah tinggal. Bangunannya sendiri tergolong rendah.
"Objeknya rumah tinggal. Bangunan rendah,"
demikian penjelasan singkat dari petugas yang berhasil dihubungi.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki. Begitu pula jumlah rumah yang ikut terdampak apakah hanya satu atau merembet ke tetangga masih belum bisa dipastikan. Situasi di lokasi tampaknya cukup rumit.
Untuk mengatasi hal itu, tidak tanggung-tanggung, sebanyak 15 unit kendaraan pemadam dikerahkan ke tempat kejadian. Upaya mereka fokus pada dua hal: memadamkan titik api utama dan mencegah penyebarannya.
"Dalam proses pemadaman dan upaya lokalisir perambatan api,"
tambah sumber tadi. Nampaknya, pertarungan melawan api masih akan berlanjut beberapa saat ke depan.
Artikel Terkait
Jadwal Imsak dan Anjuran Sahur di Banjarmasin pada 24 Februari 2026
Pelajar Tewas Diduga Dianiaya Oknum Brimob di Tual, Tersangka Sudah Ditahan
Nadiem Makarim Serukan Anak Muda Tak Putus Asa dengan Indonesia di Tengah Sidang Korupsi
Ketua BEM UGM Laporkan Teror Anonim Usai Kritik Pemerintah