“Saya mengatakan kepada beberapa rekan-rekan waktu itu kan 2019 saya kandidat yang kalah ya kan. Tapi saya waktu masuk ruang kabinet, saya melihat dan saya mengatakan seandainya saya menang sebagian besar Kabinet itu pasti saya ajak membantu saya.”
Menariknya, ucapan itu rupanya bukan sekadar bayangan. Menurut Prabowo, hal tersebut terbukti setelah dirinya terpilih menjadi Presiden. Ia tetap melibatkan banyak sosok dari kabinet sebelumnya.
Alasannya sederhana tapi mendasar. Memimpin negara sebesar Indonesia, kata dia, membutuhkan putra-putri terbaik. Tidak bisa asal pilih.
“Dan itu terbukti begitu saya jadi Presiden ya banyak dari mereka masih tetap saya ajak,” pungkasnya.
“Kenapa? Karena memimpin, mengelola dan mengendalikan pemerintahan untuk sebuah negara sebesar ini harus terdiri dari putra-putri terbaik, tidak bisa kita sembarangan.”
Artikel Terkait
Gencatan Senjata AS-Iran Goyah, Iran Kembali Tutup Selat Hormuz
Waterboom Grand Mall Maros Tawarkan Wahana Air Terjangkau di Dekat Makassar
Proyek Perbaikan Jalan Aroepala Makassar Picu Kemacetan, Diklaim Bukan Sekadar Tambal Sulam
Harga Emas Antam Anjlok Rp50.000 per Gram pada Perdagangan Kamis