Di sisi lain, Tito juga mengapresiasi kerja nyata Kementerian Kesehatan. Ia memuji kinerja Menkes Budi Gunadi Sadikin yang disebutnya bekerja tanpa banyak sorotan kamera.
“Saya paham betul Bapak Menkes bekerja sangat keras sekali, tapi biasa beliau bekerja tanpa kamera, tanpa ekspos. Padahal luar biasa, semua rumah sakit umum daerah di 52 yang terdampak hampir semuanya kembali normal,” ujar Tito.
Ke depan, komitmen pemulihan ini akan terus berlanjut. Tito bahkan menyebut, jika proses di Aceh Tamiang berjalan cepat, para praja IPDN bisa saja diterjunkan ke daerah lain yang juga terdampak. Sebut saja Aceh Utara, Aceh Timur, atau Gayo Lues.
“Terima kasih banyak, dan ke depan kita harus semangat terus,” tandasnya di akhir apel.
“Inilah pengabdian, sekali lagi, tidak semua orang memiliki kesempatan untuk bisa mengabdi, memberikan dharma baktinya.”
Apel pagi itu dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi. Selain Menkes Budi dan Menteri UMKM Maman, tampak juga Wamendagri Bima Arya Sugiarto, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, serta seluruh jajaran Forkopimda Kabupaten Aceh Tamiang. Mereka semua hadir, menyatukan tekad untuk membangun kembali.
Artikel Terkait
Paguyuban Perantau: Saat Silaturahmi Berubah Jadi Ajang Pamer
WNI Kevin Lorente Ditangkap di Yordania Terkait Dugaan Dukungan Daring untuk ISIS
Jokowi Terima Kunjungan Eggi Sudjana di Solo, Akses Media Ditutup Ketat
Batik Air Buka Suara soal Wanita Berpakaian Pramugari Palsu