Kecelakaan beruntun yang mengguncang ruas Tol Batang, Minggu lalu, akhirnya berujung pada penetapan tersangka. Polisi menetapkan sopir truk kontainer, Jumali (35), sebagai tersangka dalam kasus maut itu. Ancaman hukumannya tak main-main: enam tahun penjara.
“Sudah kita amankan pengemudinya,” tegas Kasatlantas Polres Batang, AKP Eka Hendra Ardiansyah, dalam keterangannya Senin (5/1).
Jumali dijerat dengan Pasal 310 ayat (4) UU No. 22 Tahun 2009. Pasal itu mengatur soal kelalaian yang berakibat fatal di jalan raya dalam hal ini, kematian. Kalau divonis, ia bisa menghadapi hukuman penjara maksimal enam tahun. Atau, denda hingga Rp 12 juta. Bisa juga keduanya.
Menurut Eka, sanksi pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda paling banyak Rp 12 juta.
Artikel Terkait
Truk Skylift Dinas Perhubungan Gianyar Hangus Terbakar Diduga Akibat Korsleting
Peneliti IPB Kembangkan Pakan Probiotik Antikoksi untuk Dongkrak Produktivitas Ayam
Motor Terbakar di Tengah Perempatan Maros, Keluarga Selamat
Iran Ajukan Prasyarat Keras Jelang Pembicaraan dengan AS di Islamabad