“Kami akan menegaskan kendali atas Venezuela untuk sementara waktu,” tegas Trump. Ia bahkan tak segan menyebut opsi mengerahkan pasukan AS di lapangan jika memang diperlukan.
Pasangan presiden itu sendiri dikabarkan telah tiba di New York pada Sabtu malam. Mereka kini ditahan di Metropolitan Detention Center, Brooklyn, dan menghadapi dakwaan serius dari pengadilan federal AS. Tuduhannya berkisar dari perdagangan narkoba hingga kerja sama dengan kelompok kriminal yang digolongkan sebagai teroris.
Maduro sendiri membantah semua tuduhan tersebut. Sementara itu, di ibu kota Venezuela, Caracas, suara-suara yang menyerukan pembebasan mereka mulai bermunculan dari sejumlah pejabat.
Laporan: Anadolu
Artikel Terkait
KPK Periksa Belasan Pejabat Tulungagung Usai OTT Bupati
KPK Tangkap Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dalam Operasi di Jatim
Siswa Tewas Usai Senapan Rakitan Meledak Saat Ujian Praktik di Siak
ASN Kementan Ubah Pekarangan Sempit Jadi Model Ketahanan Pangan Keluarga