Dedikasinya pada isu keadilan sosial bukan datang tiba-tiba. Sejak kecil, ia sering diajak orang tuanya turun ke jalan, ikut dalam unjuk rasa. Ia melihat sendiri ketimpangan yang ada, di depan matanya. Hal-hal itulah yang mengasah nuraninya.
Kini, di kota yang dulu ia datangi sebagai seorang anak, Zohran Mamdani menjalankan peran barunya. Semangatnya tetap sama: memperjuangkan persatuan dan mendukung setiap warga New York, tanpa terkecuali.
(Foto: Zohran Mamdani kecil dan sekarang)
Artikel Terkait
Anies Baswedan dan Tiga Lapis Strategi Menuju 2029
Iran Tegas Tangani Perusuh, Unjuk Rasa Bergulir ke 45 Kota
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan, Muhammadiyah dan NU Tegaskan Bukan Sikap Resmi
Ketika Humor Tak Mau Lagi Hanya Menghibur: Absurditas dan Batas Toleransi Publik