Dedikasinya pada isu keadilan sosial bukan datang tiba-tiba. Sejak kecil, ia sering diajak orang tuanya turun ke jalan, ikut dalam unjuk rasa. Ia melihat sendiri ketimpangan yang ada, di depan matanya. Hal-hal itulah yang mengasah nuraninya.
Kini, di kota yang dulu ia datangi sebagai seorang anak, Zohran Mamdani menjalankan peran barunya. Semangatnya tetap sama: memperjuangkan persatuan dan mendukung setiap warga New York, tanpa terkecuali.
(Foto: Zohran Mamdani kecil dan sekarang)
Artikel Terkait
Amnesty International: Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Berpola dan Terencana
PSIM Yogyakarta Hadapi PSM Makassar di Stadion Sultan Agung, Susunan Pemain Kedua Tim Diumumkan
Legenda PSM Syamsuddin Umar Khawatirkan Ancaman Degradasi Klub
Menteri Keuangan Tolak Proyeksi Bank Dunia, Sebut Pertumbuhan RI 2026 Bisa Tembus 5%