Kelompok yang Perlu Lebih Waspada
Selain anak-anak dan perempuan yang menjadi mayoritas kasus sejauh ini, ada beberapa kelompok lain yang dianggap lebih rentan. Lansia di atas 60 tahun, ibu hamil, dan orang dengan penyakit penyerta seperti asma, diabetes, atau penyakit jantung perlu ekstra hati-hati.
Lalu, Bagaimana Mencegah dan Menanganinya?
Di tengah kabar mutasi ini, ada kabar baik. Kemenkes dan sejumlah pakar menyatakan vaksin influenza tahunan masih punya manfaat. Efektivitasnya mungkin tidak 100%, tapi masih bisa membantu mengurangi risiko keparahan gejala dan mencegah rawat inap.
Untuk pencegahan, langkah-langkahnya sebenarnya tidak jauh beda dengan protokol kesehatan yang sudah kita kenal. Pakai masker di tempat ramai, apalagi jika kondisi badan kurang fit. Terus disiplin cuci tangan dan jaga pola hidup bersih. Jangan lupa, imunitas tubuh juga perlu dijaga dengan istirahat yang cukup, minum air putih, dan makan makanan bergizi.
Kalau sudah terlanjur sakit, penanganan pertama adalah istirahat total dan banyak minum. Obat pereda gejala seperti parasetamol bisa digunakan untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri.
Tapi, ada tanda-tanda bahaya yang harus diwaspadai. Jika muncul sesak napas, nyeri dada yang tak kunjung hilang, atau demam tinggi yang tidak turun juga, jangan tunda lagi. Segera periksakan diri ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat.
Artikel Terkait
Prabowo Soroti Swasembada Pangan dan Hadirnya Panglima TNI dalam Taklimat Awal Tahun
Kantong Cinta Palsu di Sleman: Bisnis Penipuan Daring dengan Target Rp33 Miliar Sebulan
Tiang Monorel Rasuna Said Akhirnya Dibongkar, Warga: Sudah Lama Jadi Ancaman
Video Call Berdarah: Ayah Politikus Saksikan Putranya Tewas dari Kantor