Panglima TNI Hadiri Taklimat Awal Tahun Presiden Prabowo di Hambalang
Selasa pagi (6/1/2026) di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, suasana tampak khidmat. Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung Taklimat Awal Tahun 2026. Acara ini dihadiri seluruh jajaran Kabinet Merah Putih. Tak ketinggalan, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto juga hadir di tengah barisan.
Menurut sejumlah saksi, Presiden langsung membuka forum dengan penekanan pentingnya evaluasi. Baginya, momen ini adalah titik tolak untuk menilik kinerja setahun terakhir, sekaligus merancang langkah nyata untuk tahun 2026. Suaranya tegas, penuh keyakinan.
Dalam arahan yang disampaikannya, Prabowo tak menyembunyikan rasa bangga. Capaian pemerintahan di tahun pertama kepemimpinannya dinilainya luar biasa. Strategi transformasi yang dulu ia tawarkan ke rakyat, katanya, bukan sekadar janji kampanye. Semua dirancang tertulis, terukur, dan lahir dari kajian panjang puluhan tahun.
"Apa yang kita telah capai, menurut saya sangat membanggakan," ujar Presiden.
"Kita maju ke hadapan rakyat dengan sesuatu strategi, strategi tertulis, strategi terukur, strategi melalui kajian puluhan tahun," tegasnya lagi.
Inti dari semua strategi itu? Kemandirian. Itulah pesan utamanya. Terutama di sektor pangan dan energi. Prabowo menyebut, target swasembada beras berhasil dipenuhi lebih cepat dari rencana. Bahkan, cadangan beras pemerintah kini menembus lebih dari 3 juta ton angka tertinggi sepanjang sejarah Republik.
"Tidak ada bangsa yang merdeka bila mana bangsa itu tidak bisa menjamin makan untuk rakyatnya," ucapnya lugas.
Di sisi lain, ia juga mengakui tantangan yang menghadang. Dinamika global tak menentu, konflik internasional, ditambah rentetan bencana alam di tanah air. Namun begitu, Presiden meyakinkan bahwa Indonesia punya ketangguhan untuk menghadapi semuanya.
Apresiasi tinggi ia sampaikan ke segenap kabinet. Kerja keras, inisiatif, dan keberanian mengambil keputusan strategis disebutnya sebagai modal berharga. Salah satu kebijakan yang ia soroti adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bagi Prabowo, ini bukan sekadar program sosial, tapi langkah strategis negara untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa.
Kehadiran Panglima TNI dalam forum ini jelas bukan tanpa makna. Ini menegaskan komitmen TNI untuk terus bersinergi mendukung setiap kebijakan strategis pemerintah. Juga, tentu saja, untuk menjaga stabilitas nasional dan keutuhan NKRI di tengah segala kemungkinan yang akan datang.
Taklimat pun berakhir. Para menteri dan panglima beranjak keluar, membawa setumpuk arahan untuk segera dieksekusi di tahun baru.
Artikel Terkait
KAMMI Serahkan Hasil Panen Beras Sambas ke Mentan, Buktikan Peran Pemuda dalam Ketahanan Pangan
IHSG Melemah Tipis, Analis Soroti Level Kunci 8.170 untuk Tren Berikutnya
Kemenag Tegaskan Aturan Pengeras Suara Masjid Sudah Ada, Tanggapi Protes WNA di Gili Trawangan
Komisi III DPR RI Kutuk Keras Kematian Nizam, Polres Sukabumi Masih Selidiki Dugaan Kekerasan