Ramadan di Jakarta, Tradisi Takjil Gratis Berlanjut di Masjid-Masjid Utama

- Minggu, 22 Februari 2026 | 05:00 WIB
Ramadan di Jakarta, Tradisi Takjil Gratis Berlanjut di Masjid-Masjid Utama

Jakarta memang punya suasana berbeda saat Ramadan tiba. Udara terasa lebih hangat, bukan cuma karena cuaca, tapi juga karena semangat berbagi yang begitu kental. Di sudut-sudut kota, tradisi membagikan takjil gratis seolah jadi ritual tahunan yang dinanti. Mulai dari masjid megah hingga komunitas warga, semua berlomba-lomba berbuat baik.

Nah, buat kamu yang lagi cari tempat buat berbuka, ada beberapa lokasi yang rutin menyediakan takjil cuma-cuma. Datanglah lebih awal, karena antreannya biasanya panjang.

Yang pertama tentu saja Masjid Istiqlal. Sebagai masjid terbesar di Asia Tenggara, skalanya juga gak main-main. Setiap hari, ada sekitar 4.000 porsi makanan dan takjil yang dibagikan untuk jemaah. Suasana di sana saat waktu berbuka tiba benar-benar mengharukan, penuh dengan kebersamaan.

Kalau kamu ada di sekitar Menteng, coba mampir ke Masjid Sunda Kelapa. Lokasinya strategis dan mereka juga punya program takjil gratis. Di sisi lain, area sekitarnya ramai dengan pedagang takjil lainnya, jadi pilihannya lebih beragam kalau mau beli.

Jangan lupa Masjid Fatahillah di kompleks Balai Kota. Mereka juga ikut berbagi, meski jumlah paketnya terbatas, sekitar seratusan per hari. Makanya, saran saya, datanglah sebelum azan berkumandang kalau tidak ingin kehabisan.

Terakhir, ada Masjid Daarut Tauhid di Petogogan, Kebayoran Baru. Selain membagikan takjil, mereka juga membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin menyumbang. Bisa berupa nasi kotak atau paket kurma. Jadi, selain menerima, kamu juga bisa memberi di sini.

Intinya, Ramadan di Jakarta itu selalu pen warna. Tradisi berbagi ini bukan sekadar soal dapat makanan gratis, tapi lebih tentang merasakan langsung ikatan sosial sebagai sesama. Selamat menunaikan ibadah puasa dan berburu takjil!

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar