Pemerintah Buka Peluang Impor Etanol untuk Dukung Program Bahan Bakar Bersih

- Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:15 WIB
Pemerintah Buka Peluang Impor Etanol untuk Dukung Program Bahan Bakar Bersih

MURIANETWORK.COM - Pemerintah Indonesia membuka peluang impor etanol, termasuk dari Amerika Serikat, sebagai bagian dari strategi pengembangan energi bersih. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan, kebijakan ini berjalan paralel dengan upaya peningkatan produksi dalam negeri dan akan diterapkan secara bertahap untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

Impor untuk Dukung Transisi Energi

Dalam jumpa pers virtual yang digelar Sabtu, 21 Februari 2026, Bahlil menjelaskan bahwa impor etanol merupakan opsi yang terbuka selama produksi domestik belum mampu memenuhi kebutuhan nasional. Langkah ini dirancang untuk mendukung program pencampuran bensin dengan etanol (mandatori) yang akan segera diimplementasikan.

“Namun, sampai dengan produksi kita bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri, maka ruang untuk kita melakukan impor boleh saja,” ujarnya.

Jalan Paralel: Impor dan Penguatan Produksi Lokal

Menteri Bahlil menekankan bahwa kebijakan impor tidak bersifat permanen, melainkan bagian dari strategi transisi. Pemerintah secara simultan akan mendorong peningkatan kapasitas industri bioetanol lokal agar dapat mandiri di masa depan. Pendekatan ini diharapkan dapat menciptakan peluang usaha baru di dalam negeri sekaligus menjaga stabilitas pasokan.

“Termasuk di impor dari Amerika, sampai dengan kebutuhan produksi kita dalam negeri terpenuhi, ini paralel saja sebenarnya,” jelas Bahlil.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar