Di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah, Jakarta Barat, Ahmad Muzani memberikan tanggapannya. Soal wacana parliamentary threshold atau ambang batas parlemen yang digadang-gadang naik jadi 7% itu, menurutnya, angka tersebut kelewat tinggi. "Tapi saya kira kalau 7% terlalu tinggi," ucap Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra itu, Minggu lalu.
Ia melanjutkan, mencapai angka segitu bukan perkara ringan bagi partai politik. "Saya kira kalau 7% ya memang terlalu tinggi dan itu tidak ringan bagi partai politik untuk mencapai itu," tegas Muzani.
Meski begitu, pria itu tetap berpendapat bahwa ambang batas parlemen masih diperlukan. Hanya saja, soal berapa persen persisnya, ia memilih untuk tak mematok angka. Menurutnya, hal itu lebih baik diserahkan kepada proses dan kesepakatan di DPR. "Parliamentary threshold saya kira sesuatu yang masih perlu untuk dipertahankan, tapi berapa jumlahnya saya kira tergantung kebutuhan. Saya kira nanti menjadi kesepakatan teman-teman di DPR," ungkapnya.
Usulan kontroversial ini sendiri sebelumnya dilontarkan oleh Surya Paloh. Ketua Umum Partai NasDem itu menyatakan partainya akan konsisten mendorong kenaikan ambang batas menjadi 7%.
"Saya pikir biasanya NasDem itu harusnya tetap konsisten aja di situ," kata Paloh di NasDem Tower, Jakarta Pusat, sehari sebelumnya.
Artikel Terkait
Ditlantas Polda Metro Jaya Gelar SIM Keliling di Lima Titik Jakarta
Marseille Kalahkan Metz 3-1, Pacu ke Posisi Tiga Klasemen Ligue 1
Polisi Banten Bantu Evakuasi Anak Kejang ke Rumah Sakit
BMKG Prakirakan Hujan Ringan hingga Sedang Guyur Jakarta Pagi Ini