Penjualan celana dalam merek 6PM langsung habis di toko online setelah pemain tim nasional Spanyol, Lamine Yamal, memamerkan pakaian dalam tersebut saat merayakan gelar juara di MetLife Stadium, New Jersey. Aksi pemain muda itu memicu lonjakan pendaftar dan pembeli di platform digital produsen pakaian asal Jerman tersebut.
Menurut laporan surat kabar Bild, lonjakan kunjungan setelah pertandingan final menyebabkan sistem toko online 6PM kacau dan seluruh stok produk habis dalam waktu singkat. Celana dalam yang diminati publik itu dijual seharga 30 euro per paket berisi dua buah.
Selain aksi Yamal, perayaan kemenangan Spanyol juga diwarnai deretan janji unik dari para pemain. Marc Cucurella, Álex Baena, Borja Iglesias, dan Yeremy Pino berencana membuat tato wajah pelatih Luis de la Fuente, sementara Gavi dan Pedri berjanji mengecat rambut mereka. Yamal sendiri berniat membiarkan janggutnya tumbuh selama tiga pekan. Di sisi lain, Ferran Torres sempat digoda oleh Princesa Leonor terkait janji mencukur habis rambutnya, namun sang penyerang enggan melaksanakannya.
Sementara itu, dinamika transfer pemain turut menjadi sorotan pascaturnamen. Arancha Rodríguez melaporkan untuk COPE bahwa Real Madrid saat ini tidak memiliki rencana untuk merekrut Rodri atau bintang lainnya, di tengah penantian publik mengenai respons pelatih Jose Mourinho terhadap kebijakan Presiden Klub Florentino Perez.
Di tingkat internasional, hasil jajak pendapat La Gazzetta dello Sport menunjukkan nama Pep Guardiola menjadi favorit utama suporter Italia untuk mengisi posisi pelatih tim nasional baru dengan raihan 34 persen suara. Antonio Conte menyusul di posisi kedua dengan 19 persen, disusul Roberto Mancini serta Andrea Pirlo yang sama-sama mengantongi 17 persen suara.
Artikel Terkait
Spanyol Dinilai Tunjukkan Sikap Kemanusiaan di Tengah Konflik Palestina
Piala Dunia 2026 Rampung, Deretan Rekor Terpecahkan dari Penonton hingga Negara Terkecil
Argentina Catat Rekor Terburuk Final Piala Dunia: Nol Tembakan Sepanjang 90 Menit
Hadiah Juara Piala Dunia 2026 Spanyol Rp897 Miliar, Kalah Jauh dari Anggaran Kipas Angin dan Makan Bergizi Gratis