Gerhana Matahari Total Menyelimuti Eropa dalam Kegelapan

- Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:15 WIB
Gerhana Matahari Total Menyelimuti Eropa dalam Kegelapan

Eropa diliputi kegelapan di tengah hari saat gerhana matahari total melintasi benua itu pada Rabu (12/8/2026). Fenomena langka ini menjadi gerhana matahari total pertama di Eropa dalam puluhan tahun, dengan beberapa wilayah, seperti Spanyol, mengalami kegelapan total.

Warga berbondong-bondong menyaksikan peristiwa langka ini dari puncak bukit, pantai, dan ruang terbuka lainnya. Mereka ingin menyaksikan momen ketika posisi Bumi, Bulan, dan Matahari berada dalam garis sejajar sempurna, sehingga sinar matahari terhalang oleh bayangan Bulan.

Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Banyak yang rela menyewa kamar hotel mahal di lokasi-lokasi tertentu untuk berada di dalam umbra, bayangan inti Bulan. Sebagian lainnya memilih melakukan perjalanan ke lokasi terpencil di Atlantik Utara demi mendapatkan pemandangan terbaik.

Di sepanjang jalur gerhana, Matahari tampak seperti cakram hitam yang terbungkus korona, dikelilingi oleh planet dan bintang-bintang yang muncul di langit gelap. Gerhana bergerak melintasi Islandia, membawa udara dingin dan kegelapan yang kontras dengan musim panas yang biasanya cerah.

Kota-kota di Spanyol yang biasanya sepi berubah menjadi penuh sesak. Kerumunan orang berkumpul di Castrillo de la Reina, sebuah kota kecil yang menjadi salah satu titik pengamatan terbaik. Saat gerhana mulai terlihat, teriakan "Sekarang, sekarang, sekarang!" terdengar dari kerumunan, saling mengingatkan momen puncak yang dinanti.

Sementara itu, di London, Inggris, warga berkumpul di jalan-jalan dan taman untuk menyaksikan gerhana sebagian. Seorang pengunjung di Primrose Hill, London, mengungkapkan kekagumannya, "Keren sekali, Bulan."

Saat gerhana total terjadi, cahaya matahari di siang hari menghilang, digantikan oleh kegelapan yang tiba-tiba. Suhu udara pun turun, memberikan sensasi dingin yang tidak biasa. Bulan tampak memotong Matahari, bergerak perlahan di permukaannya selama sekitar satu jam, namun puncak totalitas hanya berlangsung singkat, paling lama dua menit kurang sedikit.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags