Namun begitu, hubungannya dengan Amerika, khususnya dengan Donald Trump, selalu panas. Konflik mereka sudah berlangsung lama. Salah satu pemicu utamanya adalah tuduhan Trump bahwa Maduro terlibat dalam penyelundupan kokain ke AS.
Memasuki November 2025, ketegangan ini mencapai level baru. Pemerintah AS secara resmi menetapkan kartel Venezuela, Cartel de los Soles (Cartel of the Suns), sebagai organisasi teroris asing. AS dengan tegas mengklaim bahwa kartel ini dijalankan oleh Maduro sendiri.
Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, memberikan pernyataan keras terkait penetapan itu.
katanya, menegaskan posisi Washington.
Di sisi lain, Jaksa Agung AS Pam Bondi juga tak kalah vokal. Ia menyatakan bahwa Maduro akan menghadapi proses hukum di Amerika. "Maduro akan menghadapi murka keadilan AS di tanah Amerika dan di pengadilan Amerika," tegas Bondi.
Unggahan Bondi di media sosial X pada Sabtu (3/1) waktu setempat merinci dakwaan yang dihadapi Maduro: Konspirasi Narkoterorisme, Konspirasi Impor Kokain, hingga Kepemilikan Senapan Mesin dan Alat Perusak. Semuanya adalah tuduhan berat yang bisa mengubah segalanya.
Artikel Terkait
Maduro Bantah Tuduhan Narkoterorisme di Pengadilan AS: Saya Diculik dari Venezuela
Mengenal Diri, Kunci Menuju Ketaatan yang Tulus
Bos Sritex Bantah Rugikan Negara Rp1,3 Triliun, Sebut Pandemi dan Perang Jadi Biang Keladi
Menggali Psikologi Siswa: Mampukah Kurikulum Kita Lebih Manusiawi?