Maduro Bantah Tuduhan Narkoterorisme di Pengadilan AS: Saya Diculik dari Venezuela

- Selasa, 06 Januari 2026 | 01:42 WIB
Maduro Bantah Tuduhan Narkoterorisme di Pengadilan AS: Saya Diculik dari Venezuela

Di hadapan pengadilan federal Manhattan, Senin lalu, Presiden Venezuela Nicolas Maduro dengan tegas membantah semua tuduhan. Ia menyatakan diri tidak bersalah atas dakwaan narkoterorisme yang dilayangkan kejaksaan New York.

Suasana ruang sidang terasa tegang. Maduro, berbicara langsung kepada hakim, bersikeras bahwa kehadirannya di pengadilan AS bukanlah kehendaknya sendiri. "Saya diculik dari Venezuela," ujarnya, seperti dilaporkan sejumlah media.

"Saya tidak bersalah, saya tidak bersalah,"

tegasnya lagi.

Dengan nada penuh keyakinan, ia menambahkan, "Saya masih presiden negara saya."


Halaman:

Komentar