Haye dan Pattynama Absen di FIFA Series, Dihajar Sanksi FIFA

- Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:25 WIB
Haye dan Pattynama Absen di FIFA Series, Dihajar Sanksi FIFA

JAKARTA – Dua nama penting, Thom Haye dan Shayne Pattynama, dipastikan absen membela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 nanti. Turnamen yang bakal digelar di Jakarta pada 23-31 Maret itu harus dijalani Garuda tanpa mereka. Penyebabnya? Sanksi dari FIFA yang sudah menanti.

Padahal, seharusnya kedua pemain itu turun menghadapi Saint Kitts & Nevis, Bulgaria, dan Kepulauan Solomon. Namun begitu, keputusan Komite Disiplin FIFA membuat rencana itu buyar. Mereka harus menelan konsekuensi dari sebuah insiden yang terjadi beberapa bulan lalu.

Insidennya sendiri berawal dari laga sengit Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Irak, 11 Oktober 2025. Indonesia kala itu tumbang 1-0. Nah, dalam panasnya pertandingan, Haye dan Shayne dianggap menunjukkan sikap tidak sportif. Mereka protes keras ke wasit, berujung kartu merah. Bahkan, manajer tim Sumardji juga ikut diusir dari lapangan.

Akibat ulah itu, FIFA baru saja merilis sanksi resmi pada 5 November 2025. Keduanya dihukum denda 5.000 Franc Swiss, atau sekitar Rp103 juta. Yang lebih menyakitkan: larangan tampil di empat pertandingan beruntun.

“Perilaku yang tidak sportif tidak bisa ditoleransi,”

Begitu bunyi pernyataan tegas FIFA terkait kasus ini. Mereka menegaskan sanksi ini bagian dari komitmen menjaga disiplin dan fair play di tingkat internasional.

Dampaknya buat Timnas jelas besar. Bukan cuma tiga laga di FIFA Series yang harus mereka lewati, tapi juga satu pertandingan uji coba FIFA Matchday di Juni 2026. Pukulan berat buat pelatih John Herdman yang sedang getol-getolnya menyiapkan tim untuk ajang bergengsi.

Sebenarnya, ada celah untuk meringankan hukuman. Sanksi bisa dipotong dua pertandingan jika Indonesia menggelar laga pada November 2025. Sayangnya, jadwal tim kosong pada periode itu. Kesempatan itu pun menguap begitu saja.

Kini, Haye dan Shayne terpaksa jadi penonton. Mereka melewatkan kesempatan emas untuk unjuk gigi di depan publik sendiri, sekaligus merusak ritme persiapan Herdman. Tim Garuda mau tak mau harus berbenah, mencari formula baru tanpa dua pilar andalannya itu. Situasi yang pasti bikin kepala pelatih pusing tujuh keliling.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar