UIN Sunan Kalijaga Buka Pendaftaran Jalur Mandiri 2026, Tawarkan Empat Jalur Seleksi Inklusif

- Sabtu, 13 Juni 2026 | 12:00 WIB
UIN Sunan Kalijaga Buka Pendaftaran Jalur Mandiri 2026, Tawarkan Empat Jalur Seleksi Inklusif

Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta membuka pendaftaran jalur mandiri untuk tahun akademik 2026, memberikan kesempatan bagi lulusan SMA atau sederajat yang ingin menempuh pendidikan di perguruan tinggi Islam tertua di Indonesia tersebut. Seleksi ini mencakup seluruh program studi yang tersedia, baik rumpun ilmu umum maupun agama, dan menjadi alternatif bagi calon mahasiswa yang belum berhasil lolos melalui seleksi nasional sebelumnya.

Seluruh proses pendaftaran dan verifikasi data administrasi tahun ini dilakukan secara daring. Penerapan sistem berbasis teknologi ini diharapkan dapat mempermudah akses bagi pendaftar dari berbagai daerah di Indonesia. UIN Sunan Kalijaga juga menyediakan beberapa kategori seleksi yang dirancang inklusif untuk menjaring mahasiswa dari beragam latar belakang, sekaligus menyaring calon-calon terbaik yang berprestasi dan kompeten.

Sebagai perguruan tinggi Islam tertua di Tanah Air, UIN Sunan Kalijaga memiliki rekam jejak panjang sejak berdiri pada 1951. Lembaga ini awalnya bernama Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN) sebelum bertransformasi menjadi institut, dan akhirnya resmi menyandang status universitas penuh pada 2004. Kampus ini dikenal luas sebagai pelopor paradigma integrasi-interkoneksi yang memadukan ilmu agama dengan sains modern secara harmonis. Saat ini, UIN Sunan Kalijaga terus bergerak menuju status World Class University dengan memperluas pembangunan Kampus II di Pajangan, Bantul untuk menampung berbagai fakultas baru.

Dalam seleksi jalur mandiri, peserta dapat memilih maksimal empat program studi. Program studi yang tersedia terbagi menjadi dua kelompok besar, yaitu kelompok Sains dan kelompok Isoshum (Islam, Sosial, dan Humaniora). Terdapat empat jalur seleksi yang dibuka, masing-masing dengan jadwal dan ketentuan berbeda.

Jalur pertama adalah Computer-Based Test (CBT), yaitu seleksi melalui ujian online berbasis sistem operasi Android. Peserta dapat mengikuti ujian dari rumah masing-masing dengan menyiapkan ponsel dan paket data internet sendiri. Kelompok ujian dibagi menjadi Kelompok Sains yang mengikuti CBT IPA dan Kelompok Isoshum yang mengikuti CBT IPS. Materi tes meliputi Tes Potensi Akademik (TPA), Tes Dirasah Islamiyah (Al-Quran dan Hadis, Sejarah Kebudayaan Islam, Tauhid, Akhlak, Fikih), Tes Bahasa Arab dan Inggris, serta Tes Kemampuan Dasar (TKD) IPA atau IPS. Pendaftaran jalur ini dibuka pada 31 Maret hingga 13 Juli 2026, seleksi dilaksanakan pada 9–16 Juli 2026, dan pengumuman hasil pada 22 Juli 2026.

Jalur kedua adalah Jalur Prestasi, yang merupakan jalur nontes bagi lulusan SMA atau sederajat yang memiliki prestasi luar biasa selama di bangku sekolah. Prestasi yang dimaksud meliputi bidang nonakademik, seni, olahraga, dan keagamaan; hafalan Al-Quran minimal 26 juz yang dibuktikan dengan sertifikat tahfidz; serta juara 1–3 tingkat nasional dalam kejuaraan resmi yang dikeluarkan oleh kementerian atau lembaga negara. Pendaftaran jalur ini dibuka pada 31 Maret hingga 18 Juni 2026, ujian dilaksanakan pada 23–25 Juni 2026, dan pengumuman hasil pada 1 Juli 2026.

Jalur ketiga adalah Jalur Portofolio, yang menggunakan skor murni dari ujian nasional resmi atau dokumen rekam jejak akademik. Jalur ini terbagi menjadi dua kategori. Pertama, Portofolio Nilai UTBK-SNBT atau UMPTKIN, yang menggunakan sertifikat nilai UTBK-SNBT 2025 atau sinkronisasi nomor peserta UM-PTKIN 2025. Pendaftaran kategori ini dibuka pada 31 Maret hingga 13 Juli 2026, dengan pengumuman pada 22 Juli 2026. Kedua, Portofolio Mahasiswa Asing, yang diperuntukkan bagi calon mahasiswa luar negeri yang telah lulus pendidikan menengah. Jalur ini berkoordinasi dengan International Office atau CDCIA. Pendaftaran dibuka pada 31 Maret hingga 14 Juli 2026, ujian pada 9–16 Juli 2026, dan pengumuman pada 22 Juli 2026.

Jalur keempat adalah Jalur Keberagaman dan Admisi Khusus, yang terdiri dari dua kategori. Pertama, Portofolio Keberagaman, yang dikhususkan bagi calon mahasiswa non-Muslim atau mereka yang berasal dari daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Syaratnya meliputi KTP, surat rekomendasi pimpinan organisasi keagamaan atau masyarakat, esai bertema keberagaman, dan statement of purpose. Pendaftaran dibuka pada 31 Maret hingga 19 Juni 2026, ujian pada 23–25 Juni 2026, dan pengumuman pada 1 Juli 2026. Kedua, Portofolio Khusus Difabel, yang merupakan program inklusif bagi calon mahasiswa difabel. Proses seleksi mewajibkan peserta untuk berkonsultasi dengan Pusat Layanan Difabel (PLD) UIN Sunan Kalijaga untuk penyesuaian program studi. Pendaftaran dibuka pada 31 Maret hingga 13 Juli 2026, seleksi pada 9–16 Juli 2026, dan pengumuman pada 22 Juli 2026.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar