Humpuss Maritim Alih Fokus ke Optimalisasi Aset pada 2026 Usai Ekspansi Besar-Besaran

- Jumat, 12 Juni 2026 | 08:00 WIB
Humpuss Maritim Alih Fokus ke Optimalisasi Aset pada 2026 Usai Ekspansi Besar-Besaran

Setelah melalui tahun 2025 yang diisi dengan berbagai langkah ekspansi besar-besaran, PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) kini bersiap mengalihkan fokus strategisnya pada optimalisasi seluruh aset yang telah dimiliki. Langkah ini menjadi prioritas utama perseroan pada tahun 2026, menandai pergeseran dari fase investasi ke fase pemanfaatan aset secara maksimal.

Direktur Utama HUMI, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra, yang akrab disapa Ari Askhara, menjelaskan bahwa tahun 2025 merupakan momentum krusial bagi perseroan. Pada periode tersebut, seluruh sumber daya dikerahkan untuk memperkuat fondasi bisnis melalui investasi pada aset-aset produktif. “Tahun 2025 merupakan momentum penting bagi HUMI untuk memperkuat muscle (otot) perseroan melalui investasi pada aset-aset produktif, penambahan armada LNG dan LPG, serta diversifikasi usaha ke sektor energi hilir,” ujarnya pada Jumat (12/6/2026). Menurut Ari, langkah-langkah ini diambil untuk memastikan HUMI tidak hanya tumbuh lebih besar, tetapi juga memiliki fondasi bisnis yang lebih kuat, terintegrasi, dan berkelanjutan sebagai bagian dari Humpuss Group.

Sepanjang tahun lalu, HUMI melalui entitas anak usahanya merealisasikan investasi signifikan dengan menambah armada kapal pengangkut LNG dan kapal tanker LPG. Penambahan ini menjadi salah satu kontributor utama pertumbuhan aset perseroan. Langkah strategis ini diambil untuk memperkuat posisi HUMI dalam rantai logistik energi nasional sekaligus meningkatkan kapasitas dalam melayani kebutuhan distribusi energi yang terus berkembang. Investasi pada kapal-kapal tersebut diharapkan mampu menghasilkan pendapatan berulang dalam jangka panjang, memperluas basis pelanggan, meningkatkan utilisasi armada, serta memperkuat daya saing di segmen bisnis energi yang prospektif.

Di sisi lain, HUMI juga tidak berhenti pada penguatan bisnis inti. Perseroan melanjutkan strategi diversifikasi usaha melalui akuisisi PT Solusi Prisma Metana (SPM) oleh anak usahanya, PT GTS Internasional Tbk (GTSI). SPM merupakan salah satu pionir bisnis LNG retail di Indonesia yang berfokus pada penyediaan LNG sebagai alternatif energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan. Melalui model distribusi LNG dalam kemasan Dewar berkapasitas 175 liter, SPM melayani pelanggan komersial dan industri, khususnya sektor hotel, restoran, dan kafe. Langkah ini dinilai mampu menjadikan biaya operasional lebih kompetitif dibandingkan bahan bakar konvensional.

Meskipun berada di tengah fase investasi yang padat, HUMI tetap mampu menjaga pertumbuhan kinerja operasional. Sepanjang 2025, perseroan membukukan pendapatan sebesar USD128,15 juta, atau meningkat 0,37 persen. Menurut manajemen, pertumbuhan pendapatan ini menunjukkan ketahanan model bisnis HUMI di tengah tantangan industri maritim dan energi global. Angka ini sekaligus mencerminkan kemampuan perseroan dalam menjaga tingkat utilisasi aset serta mempertahankan kontribusi dari bisnis inti.

Ari Askhara menambahkan, kombinasi antara penguatan armada LNG dan LPG, diversifikasi usaha, serta dukungan kuat dari institusi keuangan akan menjadi fondasi penting bagi fase pertumbuhan HUMI berikutnya. “Kami tidak hanya membangun aset, tetapi membangun kapasitas masa depan. Penambahan armada LNG dan LPG memperkuat bisnis inti kami, sementara diversifikasi usaha memperluas sumber pertumbuhan baru bagi Grup,” ujarnya. Dengan fondasi yang semakin kuat, dukungan institusi keuangan yang terus meningkat, serta peluang pasar energi yang masih sangat besar, ia optimistis HUMI berada pada posisi yang tepat untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan.

Memasuki tahun 2026, HUMI akan memusatkan perhatian pada optimalisasi aset yang telah diakuisisi, peningkatan utilisasi armada, penguatan sinergi antar-unit usaha, serta pengembangan peluang bisnis baru. Dengan armada yang semakin kuat, portofolio bisnis yang semakin terdiversifikasi, serta dukungan pendanaan yang solid, perseroan optimistis investasi yang dilakukan sepanjang tahun 2025 akan menjadi katalis utama pertumbuhan pada tahun-tahun mendatang. “Kami percaya tahun 2025 adalah tahun pembangunan fondasi. Tahun-tahun berikutnya akan menjadi fase optimalisasi dan monetisasi dari investasi yang telah kami lakukan,” pungkas Ari.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar