Delta Force Gempur Venezuela, Presiden Maduro Ditangkap dan Dibawa ke AS

- Sabtu, 03 Januari 2026 | 22:24 WIB
Delta Force Gempur Venezuela, Presiden Maduro Ditangkap dan Dibawa ke AS

Dalam sebuah aksi yang mengejutkan dunia, Amerika Serikat melancarkan serangan besar-besaran ke Venezuela. Operasi ini bahkan berhasil menangkap Presiden Nicolas Maduro beserta istrinya. Penangkapan itu dilakukan oleh pasukan elite Delta Force, yang kemudian membawa kedua orang itu keluar dari negara Amerika Selatan tersebut.

Kabarnya, Donald Trump langsung mengonfirmasi keberhasilan operasi ini. Melalui unggahan di Truth Social, mantan Presiden AS itu menulis dengan nada kemenangan.

Begitu bunyi pernyataan Trump yang langsung memicu berbagai reaksi.

Lalu, siapa sebenarnya Nicolas Maduro?

Karir politik pria kelahiran 23 November 1962 ini bisa dibilang dimulai dari bawah. Sebelum terjun ke dunia politik, Maduro hanyalah seorang sopir bus. Namun, bakat kepemimpinannya mulai terlihat saat ia aktif dan kemudian memimpin serikat buruh. Dari sanalah jalan terbuka. Tahun 2000, ia berhasil terpilih menjadi anggota Majelis Nasional.

Kariernya pun melesat. Ia mulai merapat ke pusat kekuasaan di era Hugo Chavez yang karismatik. Maduro dipercaya memegang beberapa jabatan kunci, tak tanggung-tanggung, dari Menteri Luar Negeri hingga akhirnya menjadi Wakil Presiden. Saat Chavez meninggal dunia pada Maret 2013, Maduro secara natural dianggap sebagai penerusnya.

Pemilihan presiden khusus pun digelar. Tanggal 14 April 2013, Maduro yang diusung Partai Sosialis Bersatu Venezuela berhasil memenangkan pertarungan dengan meraih 50,62 persen suara. Ia resmi memimpin negara mulai 19 April tahun itu.


Halaman:

Komentar