Indonesia lewat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) baru-baru ini menyuarakan keprihatinannya. Apa pasal? Menyusul penangkapan Presiden Venezuela oleh Amerika Serikat, situasinya dinilai bakal memicu preseden yang berbahaya. Bukan cuma itu, langkah ini juga berpotensi mengacaukan stabilitas kawasan.
Menurut sejumlah pengamat, tindakan semacam ini jelas menggerogoti prinsip kedaulatan yang jadi fondasi hubungan antarnegara. Kemlu sendiri secara tegas menyoroti risiko itu.
"Indonesia menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas setiap tindakan yang melibatkan penggunaan atau ancaman kekuatan, yang berisiko menciptakan preseden berbahaya dalam hubungan internasional, serta dapat mengganggu stabilitas dan perdamaian kawasan, dan melemahkan prinsip kedaulatan serta diplomasi,"
Begitu bunyi keterangan resmi yang dipublikasikan melalui akun X @Kemlu_RI pada Minggu, 4 Januari.
Di sisi lain, ada poin penting lain yang ditekankan Jakarta. Hak dan kehendak rakyat Venezuela harus dihormati oleh komunitas global. Mereka punya kedaulatan penuh untuk menentukan nasib bangsanya sendiri, tanpa intervensi dari luar.
"Penting bagi komunitas internasional untuk menghormati hak dan kehendak rakyat Venezuela dalam menjalankan kedaulatan mereka serta menentukan sendiri arah dan masa depan bangsa mereka,"
lanjut pernyataan itu.
Tak berhenti di situ, Indonesia juga mengimbau semua pihak yang terlibat. Daripada saling berhadapan, lebih baik duduk bersama dan berdialog. Menahan diri adalah kunci, sambil tetap berpegang teguh pada aturan hukum internasional yang berlaku.
"Indonesia menyerukan kepada semua pihak agar mengedepankan dialog dan menahan diri, serta mematuhi hukum internasional, termasuk prinsip-prinsip yang tertuang dalam Piagam PBB dan hukum humaniter internasional,"
tandas Kemlu RI menutup pernyataannya.
Artikel Terkait
Pemuda 19 Tahun Tewas Tabrak Truk Mogok di Jalan AP Pettarani Makassar
Menko Hukum Yusril Kecam Keras Penganiayaan Pelajar Maluku oleh Oknum Brimob
Warisan Naskah dan Jejak Dakwah Syekh Abdul Majid di Pelosok Bone Terancam Rusak
Istri Anggota DPRD Sulsel Tewas dalam Kecelakaan Maut di Tol Reformasi Makassar