MURIANETWORK.COM - Seorang pemuda berusia 19 tahun meninggal dunia setelah motornya menabrak truk yang mogok di tengah Jalan AP Pettarani, Makassar, Sabtu (21/2/2026) malam. Kecelakaan tunggal yang terjadi di depan Pasar Tamamaung sekitar pukul 23.45 Wita itu menyebabkan korban mengalami luka parah di kepala dan dinyatakan tewas meski sempat dilarikan ke rumah sakit. Pengemudi truk kini diamankan pihak berwajib untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kronologi Kecelakaan di Depan Pasar Tamamaung
Berdasarkan keterangan kepolisian, korban yang berinisial FT tengah mengendarai sepeda motor matik dari arah selatan menuju utara di jalur tersebut. Cuaca malam yang gelap dan kondisi jalan tampaknya tidak cukup waspada bagi FT untuk menghindari bahaya di depannya.
Di depan Pasar Tamamaung, sebuah truk dalam kondisi mogok karena mengalami kerusakan patah as menghalangi lajur. Truk itu terhenti tepat di tengah jalan, menciptakan rintangan mematikan yang tidak terhindarkan.
Keterangan Resmi dari Kepolisian
Kasat Lantas Polrestabes Makassar, AKBP Andi Husnaeni, menjelaskan detail kejadian tersebut. "Setibanya di depan Pasar Tamamaung, pengendara menabrak truk yang sedang mengalami kerusakan patah as dan berada di tengah jalan," jelasnya pada Minggu (22/2).
Dampak tabrakan dari kecepatan tertentu itu sangat fatal bagi pengendara motor. "Korban mengalami luka pada kepala belakang remuk, telinga keluar darah, hidung keluar darah," lanjut Husnaeni, menggambarkan parahnya cedera yang diderita.
Korban Terselamatkan dan Proses Hukum Berlanjut
Meski upaya pertolongan dilakukan dengan membawa FT ke RS Primaya Makassar, nyawanya tidak tertolong. Sementara itu, sopir truk yang kendaraannya mogok telah diamankan oleh petugas.
Penyelidikan mendalam masih terus dilakukan untuk mengungkap seluruh aspek kecelakaan ini. "Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa ini," tegas AKBP Andi Husnaeni. Polisi juga belum dapat memastikan faktor penyebab pasti mengapa FT hingga menabrak truk yang terparkir di tengah jalan tersebut, menunggu hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi.
Artikel Terkait
Mahfud MD Soroti Aparat Penegak Hukum sebagai Akar Masalah Utama
Menko Hukum Yusril Kecam Penganiayaan Remaja oleh Oknum Brimob di Tual
Menko Hukum Yusril Kecam Keras Penganiayaan Pelajar Maluku oleh Oknum Brimob
Warisan Naskah dan Jejak Dakwah Syekh Abdul Majid di Pelosok Bone Terancam Rusak