MURIANETWORK.COM - Fasilitas akses penyeberangan peron di Stasiun Depok Baru, Jawa Barat, dinilai tidak memadai bagi kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas. Keluhan utama warga berpusat pada ketiadaan lift atau eskalator di underpass yang menjadi satu-satunya penghubung antarperon, sehingga menyulitkan mobilitas mereka. Pantauan di lokasi pada Minggu (22/2/2026) mengonfirmasi bahwa meski tersedia guiding block dan kursi roda di peron, akses berpindah sisi stasiun hanya mengandalkan tangga yang dianggap kurang aksesibel.
Keluhan Warga: Akses Bertangga yang Menyulitkan
Di lapangan, kondisi stasiun menunjukkan adanya upaya penyediaan fasilitas dasar. Dari pintu masuk, selain tangga umum, tersedia juga jalur khusus disabilitas. Guiding block untuk tuna netra terpasang di area tertentu. Namun, ketika penumpang perlu berpindah peron, misalnya dari arah Jakarta ke Bogor atau sebaliknya, satu-satunya pilihan adalah melalui underpass yang hanya berisi anak tangga. Jalur ini juga dinilai sempit dan tidak dilengkapi guiding block, sehingga menyisakan masalah bagi banyak kalangan.
Ketiadaan akses yang mulus ini memaksa sebagian penumpang mencari cara lain, seperti memutar melalui pintu stasiun di dekat pasar, untuk menghindari tangga. Situasi ini dinilai semakin parah pada jam sibuk, ketika kepadatan penumpang memenuhi underpass.
Suara Pengguna: Harapan dan Keterbatasan yang Dihadapi
Keluhan datang dari berbagai pengguna stasiun. Aulia (25), salah seorang warga, secara tegas menyatakan ketidaknyamanan yang dirasakan.
Artikel Terkait
Bigmo Minta Maaf Langsung kepada Azizah Salsha, Akhiri Konflik Hukum
Surabaya Blokir Layanan Publik bagi Mantan Suami Lalai Bayar Nafkah
Prabowo Targetkan Antrean Haji Lebih Singkat, Siapkan Terminal Khusus di Arab Saudi
Polda Sumsel Kembalikan 497 Kendaraan Hasil Ungkap Kasus Curanmor