Beberapa hari lalu, kabar mengejutkan beredar. Presiden Donald Trump, konon, sudah memberi lampu hijau. Targetnya? Menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro.
Menurut laporan CNN, izin resmi untuk operasi rahasia di Venezuela sebenarnya sudah diberikan Trump ke CIA berbulan-bulan silam. Tak heran, setelah itu, lokasi dan pergerakan Maduro pun dilacak dengan saksama oleh badan intelijen tersebut.
Dan hari ini, penangkapan itu benar-benar terjadi. Tapi, setelah diambil dari kediamannya, keberadaan Maduro justru jadi tanda tanya besar. Di mana dia sekarang? Tak ada yang tahu pasti.
Jaksa Agung AS, Pam Bondi, langsung bersuara lantang. Dia menegaskan bahwa Maduro tak akan bisa lolos.
"Maduro akan menghadapi murka keadilan AS di tanah Amerika dan di pengadilan Amerika," tegas Bondi.
Artikel Terkait
Nadiem Bongkar Kejanggalan Dakwaan: Logika Ngawur, Chromebook Justru Hemat Rp 1,2 Triliun
Nadiem Akui Perlawanan dari Dalam Kementerian
Setelah Banjir Bandang, SMAN 4 Aceh Tamiang Kembali Berdenyut
Anwar Ibrahim Tegaskan Batas Masa Jabatan PM: Maksimal 10 Tahun