Dakwaannya berat-berat. Bondi membeberkan sederet tuduhan: mulai dari Konspirasi Narkoterorisme, Konspirasi Impor Kokain, hingga kepemilikan senjata mesin dan alat perusak. Intinya, dia digambarkan sebagai otak dari skema kriminal berskala internasional.
Sebenarnya, ini bukan hal baru. Pemerintahan Trump sejak lama sudah mencap Maduro sebagai pemimpin kartel narkoba. Distrik Selatan New York bahkan sudah mendakwanya sejak 2020.
Namun begitu, Maduro tak pernah tinggal diam. Selama ini, semua tuduhan itu dia bantah habis-habisan. Dia menyebutnya sebagai bagian dari skema AS untuk menjatuhkan pemerintahannya.
Sekarang, dengan Maduro dalam kendali AS, situasinya berubah total. Drama politik dan hukum yang panjang antara Washington dan Caracas memasuki babak baru yang sama sekali tak terduga.
Artikel Terkait
Tiang Monorel Rasuna Said Mulai Dibongkar, Lalu Lintas Dialihkan ke Jalur Cepat
Hakim Tegur Personel TNI di Sidang Korupsi Chromebook, Muncul Protes
María Corina Machado dan Dilema Oposisi yang Menggadaikan Kedaulatan
Gedung Putih Buka Opsi Militer untuk Greenland, Sekutu Eropa Serentak Tolak