Elemen Masyarakat Deklarasi Dukungan untuk Program Jaga Jakarta Polda Metro Jaya

- Rabu, 25 Februari 2026 | 19:05 WIB
Elemen Masyarakat Deklarasi Dukungan untuk Program Jaga Jakarta Polda Metro Jaya

Ribuan perwakilan dari berbagai elemen masyarakat berkumpul di Lapangan Presisi Ditlantas, Sabtu lalu. Mereka hadir dalam Apel Siaga Kamtibmas, dan suasananya cukup semarak. Dari ormas, kelompok buruh, hingga driver ojek online semua sepakat menyatakan dukungan penuh kepada Polda Metro Jaya. Tujuannya jelas: menindak tegas segala aksi anarkis yang berpotensi mengganggu ketenangan Ibu Kota.

Dukungan ini bukan sekadar wacana. Mereka secara resmi membacakan Deklarasi Kamtibmas sebagai bentuk komitmen nyata. Intinya, mereka siap jadi mitra Polri untuk menghalau para perusuh dan menjaga stabilitas, terutama dalam menyukseskan program 'Jaga Jakarta' di bulan Ramadan 1447 Hijriah ini.

Isi deklarasinya cukup tegas dan rinci:

Deklarasi Kamtibmas. Dalam jaga Ibu Kota Jakarta untuk Indonesia, kami, Pokmas se-Jakarta menyatakan sikap.

Satu, bersama Polri menolak dengan tegas segala bentuk aksi anarkis dan pengerusakan serta perusuh masyarakat.

Dua, mendukung tindakan tegas Polri dalam upaya terciptanya situasi yang aman, tertib dan kondusif.

Tiga, siap melaporkan segala bentuk ancaman dan tindakan aksi anarkis dan pengerusakan serta perusuh masyarakat.

Empat, siap mendukung program-program Presiden untuk meningkatkan perekonomian negara dan kesejahteraan masyarakat.

Lima, siap bersama jaga lingkungan, jaga warga, jaga aturan, dan jaga amanah dalam jaga Ibu kota Jakarta untuk Indonesia.

Menanggapi hal ini, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri memberikan arahan. Menurutnya, esensi 'Jaga Jakarta' adalah menjaga stabilitas Ibu Kota yang notabene merupakan wajah bangsa. Dan itu cuma bisa terwujud kalau ada komitmen kolektif dari semua pihak.

"Sebagaimana tema yang kita usung 'Jaga Jakarta Untuk Indonesia', berarti semangat untuk menjaga wilayah kita dari berbagai potensi ancaman dan gangguan," ujar Asep.

Ia melanjutkan, "Sehingga kota Jakarta sebagai wajah bangsa dapat selalu stabil, aman, dan tertib."

Irjen Asep menekankan, keamanan di bulan suci ini harus diwujudkan dengan satu frekuensi. Satu komando antara aparat dan masyarakat. Ia mengajak semua elemen untuk turun tangan meredam potensi konflik sedini mungkin, jangan sampai melebar.

"Kekuatan Jakarta tidak hanya terletak pada gedung-gedungnya saja, tetapi pada warganya yang tertib, peduli, dan saling mau menjaga," lanjutnya.

Tak cuma itu, jenderal bintang dua ini juga memberi instruksi tegas pada anak buahnya. Untuk tidak ragu mengambil tindakan terukur terhadap pengganggu ketertiban. Di sisi lain, ia mengingatkan warga agar tetap waspada, khususnya terhadap provokasi yang kerap beredar di dunia maya.

"Patuhi aturan, hormati sesama, jaga sikap di ruang publik, serta jaga etika di ruang digital," tegas Asep. "Saring informasi sebelum dibagikan dan pastikan kebenaran data sebelum mempercayainya."

Di penghujung sambutannya, harapannya sederhana: ia ingin Ramadan tahun ini jadi momen pembuktian bahwa Jakarta bisa jadi kota yang teduh dan damai.

"Selamat menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Semoga Ramadan kali ini kita dapat lewati dengan penuh hikmat dan penuh damai. Amin ya rabbal alamin," pungkasnya.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar