Di Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat lalu, suasana tampak sibuk. Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) terlihat memuat berbagai peralatan ke atas kapal. Target mereka jelas: membersihkan ribuan rumah dari lumpur bencana di Sumatera dan Aceh sebelum bulan Ramadan tiba. Dengan begitu, warga bisa segera pulang dan jumlah pengungsi berkurang drastis.
Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, yang hadir di lokasi, menekankan bahwa fokus bantuan kali ini benar-benar pada kebersihan lingkungan. Khususnya, rumah-rumah warga yang masih terendam material sisa bencana.
Begitu penjelasan Kalla saat ditemui di tepi dermaga.
Menurutnya, pembersihan rumah ini adalah kunci. Selama rumah masih kotor dan tak layak huni, warga akan memilih bertahan di pengungsian. Ia membeberkan pembagian tugas. Pemerintah, lewat BNPB, akan fokus ke jalan dan fasilitas umum. Sementara PMI mengambil peran yang tak kalah berat: membersihkan rumah penduduk satu per satu.
lanjutnya.
Artikel Terkait
Misteri Kematian Satu Keluarga di Warakas: Polisi Periksa Enam Saksi
Longsor Proyek Futsal di Sumedang Tewaskan Empat Pekerja
Prabowo Gelar Rapat Tertutup, Beri Penugasan Khusus ke Dasco dan Staf Inti
Risma Blusukan ke Sumbar, Turun Langsung Keruk Lumpur dan Bagikan Bantuan