Sebuah perjalanan keluarga berakhir tragis di Kabupaten Enrekang, Kamis lalu. Mobil yang mereka tumpangi terperosok ke jurang sedalam sekitar 200 meter. Kejadian ini melibatkan satu keluarga yang sedang melintas di ruas Jalan Poros Trans Sulawesi, tepatnya di Dusun Bamba Puang, Desa Mendatte.
Kendaraan bernomor polisi DP 1295 AM itu dikemudikan oleh Very (45). Saat itu, ia tidak sendirian. Di dalam mobil turut serta istrinya, Diniati Kadang Layuk (34), dan kedua anak mereka yang masih kecil, Siska (5) dan Dapin yang baru berusia satu tahun. Rute mereka adalah dari Lamasi di Kabupaten Luwu menuju Mamasa, Sulawesi Barat.
Menurut sejumlah saksi, mobil itu tiba-tiba keluar dari jalur sebelum akhirnya jatuh ke jurang. Suara benturan keras memecah kesunyian daerah itu, langsung menarik perhatian warga sekitar.
Kasat Lantas Polres Enrekang, Iptu Muh. Ali, membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa lokasi kejadian memang berada di wilayah Mendatte yang dikenal berliku.
“Istri pengemudi meninggal dunia di lokasi kejadian,” ungkap Muh. Ali, mengonfirmasi korban jiwa dalam musibah itu.
Korban yang meninggal adalah Diniati. Nasib berkata lain untuk Very dan kedua anaknya. Mereka selamat, meski harus menanggung luka-luka. Dengan sigap, petugas bersama warga setempat melakukan evakuasi. Ketiganya kemudian dilarikan ke Puskesmas Kotu di Kecamatan Anggeraja untuk mendapatkan pertolongan pertama.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kecelakaan masih diselidiki. Jalanan yang berkelok dan faktor kelelahan pengemudi diduga menjadi pemicu, namun polisi belum mau menarik kesimpulan. Investigasi masih terus berlangsung untuk mengungkap kronologi sebenarnya.
Artikel Terkait
Istri Yaqut Qoumas Jenguk Suami di KPK saat Idul Adha, Bawakan Tempe Goreng
Tiran Group dan AAS Foundation Salurkan 13 Ekor Sapi Kurban ke 1.900 Penerima Manfaat di Makassar
Gerindra: Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN 2026 Legal dan Sudah Sesuai Aturan
Kawanan Monyet Liar Turun ke Jalan Nasional Probolinggo-Situbondo Akibat Kekurangan Pakan