Prabowo Setujui Operasi Besar Normalisasi Sungai di Sumatera
Presiden Prabowo Subianto memberi lampu hijau untuk sebuah operasi besar-besaran. Tujuannya? Menormalkan aliran sungai di wilayah Sumatera yang porak-poranda akibat bencana. Rencana ini muncul usai banjir bandang melanda, yang menyisakan masalah serius: pendangkalan sungai.
Pasir dan lumpur yang terbawa arus deras akhirnya mengendap. Akibatnya, dasar sungai jadi naik. Nah, untuk mengatasi ini, solusi yang diusulkan adalah pengerukan.
Dalam rapat koordinasi di Aceh Tamiang, Kamis lalu, Prabowo secara gamblang menyetujui usulan tersebut.
Menariknya, rencana ini juga punya nilai ekonomi. Presiden menyebut ada sejumlah pihak swasta yang berminat membeli endapan lumpur hasil pengerukan itu. "Dan nanti juga bermanfaat itu. Kalau bisa lumpurnya kalau ada yang mau, kalau ada swasta mau beli ya monggo, silakan. Langsung dinikmati oleh daerah-daerah," sambungnya. Dia mencontohkan perusahaan-perusahaan besar dengan keahlian dredging atau pengerukan untuk pelabuhan.
Artikel Terkait
Overdo: Drama Tiongkok 2026 yang Siap Hancurkan Hati Penonton dengan Romansa Tragis di Era Shanghai
Bayi 6 Bulan Tewas Dihajar Ayah Kandung di Warung Sembako
Prabowo Tinjau Huntara Aceh Tamiang, dari Jabat Tangan hingga Cek Kualitas Rumah
Pencarian Tiga Warga Spanyol di Labuan Bajo Diperpanjang Hingga 4 Januari