"Saya sudah lama nggak ke Ragunan. Ini baru ke sini lagi setelah punya anak, tapi dulu nggak seramai ini. Mungkin ini emang karena liburan tahun baru ya," tuturnya.
Di lokasi lain, Saipuloh (36) berdiri bersama istri dan anaknya yang masih PAUD. Mereka memilih menepi, memberi ruang bagi si kecil untuk mengamati kandang dengan leluasa. Baginya, Ragunan adalah pilihan liburan yang sederhana dan pas.
"Ya bisa aja sekalian anak ngajak liburan, mumpung libur sekolah. Terus sekalian, ya liburan aja lah," kata Saipuloh dengan santai.
Soal pilihan destinasi, pria ini punya pertimbangan sendiri. Ia bilang sudah pernah coba tempat wisata serupa.
"Oh, udah pernah. Ini ke sini aja belum ini. Belum," ujarnya.
Ia bahkan sudah hafal jadwal atraksi pemberian makan. Di hari itu, harapannya sederhana: melihat sebanyak mungkin satwa.
"Semuanya semua kalau bisa mah lihat semua semua jenis binatang yang ada di sini," harapnya.
Menurut Saipuloh, Ragunan punya keunggulan yang nyata. Ruang hijaunya lebih luas, udaranya lebih sejuk.
"Oh beda. Salah satunya di sini tempatnya juga agak... ini juga rimbun ya, enak. Lebih rimbunan di sini, tempatnya adem," ucapnya, membandingkan dengan kebun binatang lain yang pernah dikunjunginya.
Begitulah. Tahun baru 2026 di Ragunan dimulai di antara sorak kecil anak-anak, langkah kaki yang tak henti, dan tatapan penuh hormat pada sang penghuni kandang. Di balik jeruji, naluri alamiah tetap bekerja. Sementara di luar pagar, keluarga-keluarga itu menyimpan kenangan sederhana, mengawali tahun dengan cara yang mungkin paling hangat: bersama.
Artikel Terkait
Harga Emas Pegadaian Turun Lagi, Galeri24 dan UBS Anjlok Puluhan Ribu Rupiah
Oknum TNI-Polri Diamankan Usai Keroyok Brutal di Kafe Rantepao
Dua Korban Luka Serius Usai Dikeroyok Diduga Oknum TNI-Polri di Kafe Toraja
PSM Makassar Siapkan 5.193 Tiket Online untuk Duel Sengit Kontra Persis Solo