Dalam menjalankan aksinya, Jokowi tak bekerja sendirian. Ia dibantu oleh para kaki tangan. Di antaranya:
Luhut Binsar Panjaitan, Pratikno, Erick Thohir, Tito Karnavian, Bahlil Lahadalia, Listyo Sigit Prabowo, Zulkifli Hasan, Airlangga Hartarto, Prabowo Subianto, Yusril Ihza Mahendra, Sri Mulyani, Budi Arie, Dito Ariotedjo, Mohammad Qodari, serta para ‘termu’ lainnya.
Mereka ini, langsung atau tidak, adalah musuh rakyat Indonesia. Lalu, apa yang harus kita lakukan?
Pertama, jangan pernah percaya pada tipu daya dan janji manis mereka.
Kedua, usut tuntas semua kejahatan yang mereka lakukan.
Kedua, laporkan setiap pelanggaran kepada aparat penegak hukum yang masih punya integritas.
Keempat, miskinkan mereka. Rampas harta kekayaan yang diduga hasil korupsi.
Kelima, jika semua jalur formal sudah buntu dan tak mempan, geruduk mereka. Seperti yang terjadi di Nepal.
Pilihan ada di tangan kita. Jika Indonesia tak ingin dijajah China, sudah saatnya bergerak bersama. Hancurkan para perusak dan pengkhianat bangsa ini.
Bandung, 10 Rajab 1447
Artikel Terkait
Bhayangkara Presisi Hancurkan Samator 3-0 di Final Four Proliga
Polisi Tangkap Pelaku Penipuan Arisan Bodong di Trenggalek Usai Kabur ke Timor Leste
Lamine Yamal Kecam Nyanyian Rasis terhadap Islam di Laga Uji Coba Spanyol
Ketua Tim Jokowi-Gibran Sebut Ada Aliran Dana Rp50 Miliar untuk Gerakkan Isu Ijazah