Gaza Kabar duka kembali datang dari Gaza. Hamas, Gerakan Perlawanan Islam, mengumumkan gugurnya lima komandan penting dari sayap militernya, Brigade al-Qassam. Mereka disebut sebagai pahlawan yang jatuh dalam pertempuran 'Badai Al-Aqsa'.
Pernyataan resmi itu dirilis pada Senin lalu. Di dalamnya, Hamas tak cuma menyampaikan duka. Mereka juga menegaskan bahwa kepergian para komandan ini justru akan menyulut semangat perjuangan yang lebih besar. Rasa bangga dan hormat yang mendalam menjadi pengganti kesedihan.
Berikut isi lengkap pernyataan yang beredar:
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
مِّنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ رِجَالٌ صَدَقُوا۟ مَا عَٰهَدُوا۟ ٱللَّهَ عَلَيْهِ ۖ فَمِنْهُم مَّن قَضَىٰ نَحْبَهُۥ وَمِنْهُم مَّن يَنتَظِرُ ۖ وَمَا بَدَّلُوا۟ تَبْدِيلًا
"Di antara orang-orang yang beriman ada laki-laki yang menepati janji mereka kepada Allah. Di antara mereka ada yang telah meninggal dunia dan ada pula yang masih menunggu. Mereka tidak pernah berubah." (QS Al Ahzab: 23)
Pernyataan duka cita atas wafatnya sejumlah pemimpin besar dan pahlawan syuhada dalam pertempuran Tufan al-Aqsa.
Dengan kebanggaan yang tak terkira, juga keteguhan hati yang kian menguat, Hamas mengabarkan pada rakyat Palestina dan umat Islam sedunia. Lima tokoh inti Batalion Syuhada Izz al-Din al-Qassam telah gugur. Mereka adalah:
- Muhammad al-Sinwar: Pemimpin Staf Umum, pengganti syuhada Muhammad al-Dif.
- Muhammad Shabana: Pemimpin Brigade Rafah.
- Hakim Al-Issa: Komandan Senjata dan Layanan Tempur.
- Raed Saad: Komandan Manufaktur Militer.
- Hathifa Al-Kahlout (Abu Ubaida): Komandan Media Militer, mantan juru bicara brigade.
Mereka gugur setelah perjalanan panjang. Perjalanan yang dipenuhi jihad, persiapan, dan pengumpulan kekuatan. Tujuannya satu: membela Palestina, tanahnya, dan tempat-tempat sucinya terutama Yerusalem dan Masjid Al-Aqsa.
Artikel Terkait
Bhayangkara Presisi Hancurkan Samator 3-0 di Final Four Proliga
Polisi Tangkap Pelaku Penipuan Arisan Bodong di Trenggalek Usai Kabur ke Timor Leste
Lamine Yamal Kecam Nyanyian Rasis terhadap Islam di Laga Uji Coba Spanyol
Ketua Tim Jokowi-Gibran Sebut Ada Aliran Dana Rp50 Miliar untuk Gerakkan Isu Ijazah