Prabowo Resmikan Sekolah Rakyat, Gebrakan Pendidikan Gratis untuk Putus Rantai Kemiskinan

- Minggu, 11 Januari 2026 | 16:15 WIB
Prabowo Resmikan Sekolah Rakyat, Gebrakan Pendidikan Gratis untuk Putus Rantai Kemiskinan

Senin depan, Presiden Prabowo Subianto akan meresmikan program Sekolah Rakyat. Ini adalah gebrakan pendidikan gratis yang menyasar anak-anak dari keluarga paling miskin. Tujuannya jelas: memutus rantai kemiskinan yang sudah berlangsung antar generasi.

Acara peresmiannya bakal digelar di Sekolah Rakyat Terpadu 9 Banjarbaru, yang berlokasi di lingkungan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahraan Sosial setempat. Nah, apa saja sih hal penting yang perlu kita tahu tentang program ini?

Gagasan Langsung dari Presiden

Inisiatif ini datang langsung dari Prabowo. Gagasannya kemudian dituangkan dalam sebuah Inpres tentang pengentasan kemiskinan ekstrem. Jadi, ini bukan program biasa, melainkan bagian dari strategi besar pemerintah.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul, menegaskan hal itu.

"Karena ini bagian dari pengentasan kemiskinan. Anaknya sekolah, keluarganya diberdayakan. Anaknya lulus, keluarganya naik kelas (dan) menjadi berdaya. Ini istimewa dan ini tentu legacy dari Bapak Presiden Prabowo," ujarnya dalam sebuah keterangan tertulis, Minggu kemarin.

Latar belakangnya sederhana tapi memprihatinkan. Masih banyak sekali anak dari keluarga tak mampu yang sulit mengakses pendidikan. Data BPS menyebut angkanya lebih dari tiga juta anak. Mereka tidak sekolah, putus sekolah, atau berisiko untuk berhenti belajar.

Rekrutmennya Unik, Tanpa Tes Akademik

Siapa yang bisa masuk? Sasaran utamanya adalah anak dari keluarga di lapisan terbawah, berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Proses seleksinya pun berbeda. Tidak ada ujian masuk atau tes pelajaran. Calon siswa diverifikasi langsung oleh pendamping yang datang ke rumah mereka. Sistemnya mengandalkan data kemiskinan yang akurat.

Begitu mulai masuk, siswa akan menjalani pemeriksaan kesehatan gratis. Mereka juga akan melalui pemetaan bakat atau DNA talent mapping untuk mengetahui potensi terpendam mereka.

Sudah Ribuan Siswa Terdaftar

Meski baru diresmikan, program rintisannya sudah jalan sejak tahun lalu. Tercatat ada 166 lokasi yang dibuka secara bertahap, tersebar dari Sumatera sampai Papua.

"Hari Senin nanti akan diresmikan atau diluncurkan secara resmi Sekolah Rakyat rintisan di 166 titik," kata Gus Ipul.

Hingga saat ini, sudah hampir 16 ribu siswa yang menempuh pendidikan di sana selama satu semester. Ke depannya, targetnya jauh lebih besar: 500 sekolah dengan kapasitas masing-masing bisa menampung hingga seribu siswa.


Halaman:

Komentar