Sabtu pagi, suasana di Tol Cikopo-Palimanan sudah berbeda. Meski baru H-5 Natal, geliat arus mudik mulai terasa, terutama di jalur yang mengarah ke Cirebon. Kemacetan memang belum terjadi, tapi volume kendaraan jelas sudah naik.
Menurut Ardam Rafif Trisilo, selaku Department Head Sustainability Management & Corporate Communications Astra Tol Cipali, peningkatan ini sudah terpantau sejak dini hari. “Lonjakan terlihat sejak tengah malam,” ujarnya.
Data yang dihimpun dari pukul 00.00 hingga 14.00 WIB cukup mencengangkan. Sekitar 24 ribu kendaraan tercatat melintas dari Jakarta menuju Cirebon lewat Gerbang Tol Cikopo.
“Angkanya melonjak signifikan, naik sekitar 72 persen dibanding hari sebelumnya,” jelas Ardam dalam keterangan resminya.
Di sisi lain, arus menuju Jakarta terpantau lebih sepi. Hanya sekitar 13 ribu kendaraan yang melintas di gerbang yang sama dengan arah berlawanan.
Kalau dijumlahkan, totalnya mencapai 37 ribu kendaraan yang hilir mudik di ruas tol itu hari ini. Sebuah kenaikan yang tidak main-main, yakni 45 persen lebih tinggi dari hari Jumat.
Namun begitu, kabar baiknya adalah lalu lintas masih lancar. Tidak ada titik kemacetan parah yang dilaporkan sepanjang pengamatan.
Perusahaan pun mengingatkan para pemudik. Sebelum menempuh perjalanan jauh, pastikan kondisi mobil dan fisik pengemudi benar-benar fit. Imbauan ini terutama penting mengingat puncak arus mudik Nataru masih di depan mata.
Buat yang mengalami kendala di jalan, bantuan bisa dihubungi. Astra Tol Cipali menyediakan call center di 0260-7600-600 atau lewat WhatsApp di 0811-2347-600.
Untuk update kondisi jalan secara real-time, pantau saja akun media sosial “Info Cipali” di Instagram dan X (Twitter) dengan handle @ASTRATolCipali. Informasi di sana biasanya lebih cepat ketimbang papan penunjuk jalan.
Artikel Terkait
Sidang Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS, Militer Hadirkan Tiga Saksi Ahli
Kemenag Cabut Izin Permanen Ponpes di Pati Usai Pendiri Cabuli Santriwati
Kemenag Susun Regulasi Baru untuk Cegah Kekerasan Seksual di Pondok Pesantren
Mantan Pj Gubernur Sulsel Dipanggil Lagi untuk Periksa Lanjutan Kasus Korupsi Bibit Nanas Rp50 Miliar